Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 November 2025 | 00.42 WIB

Derbi Jatim Imbang 1-1! Gol Bruno Moreira Selamatkan Persebaya Surabaya, Arema FC Curi 1 Poin Berharga

Persebaya Surabaya ditahan imbang Arema FC dalam Derbi Jatim sarat gengsi. (Dok. Persebaya Surabaya) - Image

Persebaya Surabaya ditahan imbang Arema FC dalam Derbi Jatim sarat gengsi. (Dok. Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Derbi Jatim berakhir panas dan dramatis setelah Persebaya Surabaya menahan Arema FC dengan skor 1-1, lewat gol penentu Bruno Moreira yang lahir pada menit ke-72. Laga pekan ke-13 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu (22/11/2025) sore ini berlangsung intens dari awal hingga akhir, membuat kedua tim sama-sama membawa pulang satu poin bernilai.

Persebaya Surabaya langsung menekan sejak menit awal dan beberapa kali menciptakan peluang melalui Milos Raickovic, Bruno Moreira, dan Arief Catur Pamungkas yang mendapat ruang tembak dalam lima menit pertama. Serangan beruntun itu menghidupkan atmosfer GBT, tetapi tembakan-tembakan mereka masih belum mengarah tepat sasaran atau diblok lini belakang Arema FC.

Arema FC merespons tekanan lewat Valdeci Moreira da Silva yang menguji pertahanan Persebaya Surabaya pada menit kedelapan, meski tendangannya masih diblok rapat barisan belakang tuan rumah. Duel intens di lini tengah membuat tensi meningkat sehingga Matheus da Conceição Nascimento lebih dulu menerima kartu kuning pada menit ke-12.

Persebaya kembali memperoleh peluang emas melalui Mihailo Perovic dan Raickovic yang terus menekan dari lini kedua, ditambah Gali Freitas yang tampil aktif mengkreasi serangan. Namun, arek-arek Green Force belum mampu memecah kebuntuan karena eksekusi akhir tak cukup akurat untuk menaklukkan penjaga gawang Lucas Frigeri.

Pertandingan semakin keras setelah Lucas Henrique Frigeri diganjar kartu kuning pada menit ke-25, menegaskan tingginya tekanan Persebaya Surabaya terhadap lini pertahanan Singo Edan.

Gali Freitas kembali mendapat ruang tembak dua menit kemudian, tetapi penyelesaian yang masih kurang tajam membuat Persebaya Surabaya belum unggul.

Arema FC tak mau kalah dan beberapa kali membalas dengan serangan cepat, termasuk dua percobaan beruntun dari Paulo Roberto Moccelin pada menit 42 yang semuanya diblok bek Persebaya Surabaya. Duel terbuka itu menjadikan pengujung babak pertama sangat tegang, terutama ketika Dalberto Luan Belo mengancam dengan tembakan on target pada menit 45+7.

Persebaya Surabaya hampir memecah kebuntuan sebelum jeda lewat Dejan Tumbas yang mengirim tembakan tepat sasaran di masa injury time, tetapi Frigeri tampil sigap menepis peluang itu. Arief Catur juga menciptakan kesempatan tambahan, namun skor tetap 0-0 ketika babak pertama ditutup.

Memasuki babak kedua, Arema mencoba memulai lebih agresif lewat dua percobaan dari Moccelin dan Dalberto pada menit ke-47, meski keduanya belum memberi ancaman serius. Persebaya Surabaya lalu membalas lewat Rachmat Irianto dan Tumbas yang menguji pertahanan Arema, tetapi hasil akhir tetap nihil.

Pertandingan berubah drastis pada menit ke-62 ketika Dime Dimov melakukan gol bunuh diri yang membuat Arema FC unggul 1-0 dan membungkam ribuan pendukung Persebaya Surabaya.

Situasi Arema kemudian berbalik sulit ketika Matheus da Conceição Nascimento menerima kartu kuning kedua dan kartu merah dua menit setelahnya, memaksa Singo Edan bermain dengan sepuluh pemain. Tekanan Persebaya Surabaya meningkat tajam karena unggul jumlah pemain dan bermain di kandang sendiri.

Gali Freitas kembali mengirim tembakan on target pada menit ke-66. Dorongan itu menjadi titik balik ketika Bruno Moreira muncul sebagai penyelamat lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-72 yang menghidupkan semangat Bonek seisi stadion. Bruno bahkan hampir menggandakan golnya semenit kemudian lewat tembakan tepat sasaran, tetapi Frigeri kembali bertindak gemilang menjaga gawang Arema.

Di sisi lain, Valdeci memberikan ancaman balik lewat tembakan on target menit ke-73, menandai Arema belum menyerah meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.

Pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk memburu momentum, termasuk masuknya Diego Maurício untuk memperkuat serangan Persebaya Surabaya serta tiga pergantian Arema yang memasukkan Ian Lucas Puleio Araya, M. Anwar Rifai, dan Muhammad Iksan Lestaluhu.

Tempo pertandingan tetap tinggi hingga menit-menit akhir dengan Arema mendapatkan peluang tambahan lewat Araya pada masa injury time, meski tembakannya melenceng tipis. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore