Ilham Romadhona diusir suporter PSPS Pekanbaru setelah ditahan imbang PSMS Medan 3-3 di Championship 2025/2026. (Instagram @pspsriau)
JawaPos.com - Nasib pahit dialami pelatih PSPS Pekanbaru, Ilham Romadhona. Dia diusir oleh suporternya sendiri menyusul hasil buruk yang diraih Askar Bertuah dalam dua laga awal Championship 2025/2026.
PSPS memang memulai musim kompetisi kasta kedua Liga Indonesia dengan hasil kurang maksimal. Mereka awalnya kalah 0-4 dari FC Bekasi City pada pekan pertama, lalu ditahan imbang 3-3 oleh PSMS Medan pada pekan kedua di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Riau, Sabtu (20/9).
Hasil imbang yang didapat PSPS lawan PSMS Medan terbilang mengkhawatirkan. Sebab, Askar Bertuah sebenarnya nyaris menang. Namun, tim tamu berhasil membalikkan keadaan di menit-menit akhir, di mana PSMS mencetak dua gol pada tambahan waktu babak kedua.
Hasil itu membuat suporter PSPS Pekanbaru geram. Mereka menyuarakan kekesalan dan protesnya kepada pelatih kepala Ilham Romadhona. Bahkan, juga mendesak sang pelatih cabut dari klub.
Ilham Romadhona yang mendengar keluhan suporter secara langsung mengamini permintaan tersebut. Dia mengatakan siap mundur dan bertanggung jawab.
"Hari ini saya angkat kaki dari sini. Apapun itu, saya yang bertanggung jawab," kata Ilham Romadhona dalam akun Instagram Bertuah 1955.
Dalam kesempatan itu, Ilham Romadhona juga bercerita awal mula dirinya ditunjuk sebagai pelatih PSPS Pekanbaru. Yakni pada 17 Juni 2025, di mana ia sejatinya bekerja untuk Pancoran Soccer Field, yang dimiliki oleh Gede Widiade selaku pemilik saham mayoritas klub.
Ilham bercerita bahwa dia dan Kurniawan Dwi Yulianto diajak kerja sama. Kurniawan didapuk sebagai Direktur Teknik PSPS.
"Saya cerita ya, kami semua ini kerja di PSF punya Pak Gede Widiade. Manajemen PSPS datang ke sana meminta Pak Gede Widiade termasuk saya dan coach Kurniawan untuk menjadi tim pelatih PSPS," terang Ilham.
"Kalau tidak percaya, silahkan tanya kepada pemilik klub. Tapi, apapun itu, kami siap mundur," tambahnya.
Setelah mendengar penjelasan Ilham, salah seorang perwakilan suporter menyampaikan uneg-unegnya kepada PSPS Pekanbaru. Khususnya Ilham Romadhona.
"Kami suporter bicara fakta aja. Faktanya dari fruendly match sampai sekarang pertandingan resmi, semuanya zonk," kata suporter tersebut.
Perwakilan suporter menambahkan, mereka sebenarnya coba memahami posisi Ilham Romadhona sebagai pelatih. Tapi, rentetan hasil yang diraih PSPS Pekanbaru terhitung sejak pramusim dianggap mengecewakan.
Di mata suporter, hasil-hasil PSPS Pekanbaru mencerminkan kegagalan Ilham Romadhona menangani tim. Sehingga mereka mendesak agar sang pelatih untuk mundur.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
