Rachmat Irianto jadi salah satu kekuatan penting Persebaya Surabaya jelang hadapi Persib Bandung, Jumat (12/9/2025). (Media Persebaya)
JawaPos.com — Rachmat Irianto akhirnya kembali merumput setelah delapan bulan absen akibat cedera serius. Namun, comeback sang bek Persebaya Surabaya saat menghadapi Persib Bandung pekan lalu belum berjalan manis.
Masuk menggantikan Toni Firmansyah pada awal babak kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (12/9/2025), Rian harus menerima kenyataan pahit.
Green Force tumbang 0-1 dari tuan rumah sekaligus membuat penampilannya kurang maksimal.
Meski begitu, pemain 26 tahun itu tetap bersyukur bisa kembali tampil di laga resmi setelah perjalanan panjang pemulihan. Baginya, berada lagi di lapangan adalah kebahagiaan tersendiri setelah harus menepi sejak Januari lalu.
Rian terakhir kali bermain saat masih berseragam Persib Bandung dalam laga tandang melawan PSBS Biak pada 11 Januari 2025. Kala itu, ia hanya bertahan selama 10 menit sebelum ditarik keluar karena cedera tendon achilles.
Cedera parah itu membuatnya harus naik meja operasi untuk menyambung tendon yang terputus. Proses pemulihan berjalan panjang hingga delapan bulan sebelum ia benar-benar siap kembali merumput.
Rian mengakui momen kembali ke lapangan membuatnya emosional. Apalagi, dirinya sempat merasa ragu apakah bisa kembali pulih 100 persen seperti sedia kala.
“Tentunya senang karena bisa kembali lagi ke pertandingan resmi. Yang terpenting sekarang bagaimana caranya saya bisa membantu tim ini menuju targetnya,” kata Rian.
Namun, laga comeback itu juga menyisakan catatan kurang menyenangkan. Selain kalah, Rian juga menerima kartu kuning pada menit ke-84 karena pelanggaran keras.
Kendati begitu, ia tidak ingin larut dalam hasil buruk melawan Persib. Rian menegaskan fokus utamanya sekarang adalah membantu Persebaya Surabaya bangkit di laga berikutnya.
“Yang penting untuk hasil itu saya persembahkan untuk tim yang pertama. Tapi hasilnya (lawan Persib) seperti itu (kalah), jadi kita cari poin lagi saat melawan Semen Padang,” tambahnya.
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, bisa jadi akan memberi peran lebih besar bagi Rian di pekan keenam Super League 2025/2026. Apalagi, lini tengah Green Force dipastikan kehilangan Francisco Rivera yang terkena kartu merah.
Situasi tersebut membuka peluang Rian untuk kembali tampil sebagai starter. Kemampuannya bermain di berbagai posisi menjadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya.
Dengan pengalaman dan mentalitasnya, Rian diyakini bisa memberi energi baru bagi tim. Kehadirannya di lapangan diharapkan memperkuat lini belakang sekaligus menambah variasi serangan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
