
Pemain Persija Jakarta Hansamu Yama Pranata. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Hansamu Yama Pranata kembali menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia usai akurasi passing-nya di Persija Jakarta tembus 91 persen sepanjang Liga 1 Indonesia 2024/2025. Catatan impresif itu memantik rumor kepulangannya ke Persebaya Surabaya, klub yang pernah ia bela pada 2019 hingga 2021.
Berdasarkan data Transfermarkt, kontrak sang bek tengah bersama Persija Jakarta akan segera berakhir pada 31 Mei 2025. Hingga kini belum ada sinyal perpanjangan kontrak dari pihak Macan Kemayoran, yang membuat peluang hengkang Hansamu semakin besar.
Salah satu opsi yang ramai diperbincangkan adalah kembali ke Green Force, apalagi Persebaya Surabaya tengah melakukan pembenahan skuad untuk musim 2025/2026. Nama Hansamu Yama muncul dalam unggahan akun media sosial @transfernews_ft1 pada 14 Mei 2025, yang menyebut Persebaya Surabaya tertarik memboyongnya kembali.
"Rumors, Persebaya Surabaya kabarnya tertarik mendatangkan Hansamu Yama (CB/30) dari Persija Jakarta. Hansamu Yama pernah berseragam Persebaya Surabaya pada tahun 2019 sampai 2021," tulis @transfernews_ft1, Rabu (14/5/2025).
Hansamu dikenal sebagai bek tengah bertipe ball-playing defender yang memiliki kemampuan distribusi bola yang baik.
Statistik mencatat ia rata-rata mencatatkan 33,2 umpan akurat per pertandingan dengan tingkat akurasi mencapai 91 persen, termasuk 2 umpan panjang akurat per laga dengan akurasi 59 persen. Kemampuan tersebut menjadikan Hansamu salah satu bek dengan kemampuan build-up terbaik di Liga 1 musim lalu.
Di era sepak bola modern, bek dengan distribusi bola efektif sangat dibutuhkan untuk memulai serangan dari lini belakang.
Persebaya Surabaya yang saat ini ditangani pelatih Eduardo Perez Moran dikenal senang mengembangkan permainan dari bawah. Kehadiran Hansamu bisa mendukung skema tersebut karena ia mampu menjaga tempo permainan sekaligus melepas umpan progresif ke lini tengah.
Sepanjang musim 2024/2025 bersama Persija Jakarta, Hansamu tampil dalam 19 pertandingan. Meski tidak mencetak gol, ia menyumbang satu assist dan hanya mengoleksi dua kartu kuning tanpa satu pun kartu merah.
Hansamu juga dikenal sebagai pemain yang disiplin dalam menjaga lini pertahanan. Kombinasi antara kemampuan fisik, membaca permainan, dan akurasi passing membuatnya tetap kompetitif di usia 30 tahun.
Meski musim lalu tidak selalu menjadi pilihan utama di Persija, performa Hansamu tetap konsisten saat dipercaya bermain. Situasi ini bisa mendorongnya untuk mencari klub yang memberikan jaminan menit bermain lebih, seperti Persebaya Surabaya yang sedang membangun ulang skuadnya.
Seperti diketahui, Green Force sudah memulangkan dua mantan pemain, yakni Koko Ari Araya dan Rachmat Irianto. Keduanya kembali setelah merantau ke klub lain, dan menjadi bagian dari proyek besar Persebaya Surabaya musim depan.
Koko Ari kembali dari Madura United dan akan menempati posisi bek sayap dalam formasi Eduardo Perez. Sementara Rachmat Irianto yang dikabarkan pulang dari Persib Bandung diplot sebagai pilar utama lini tengah.
Jika Hansamu jadi bergabung, maka Persebaya Surabaya akan memiliki tiga pemain berlabel Timnas yang pernah membela klub sebelumnya. Ini akan memberikan kombinasi pengalaman, chemistry lama, dan semangat baru bagi tim asal Surabaya tersebut.
Hansamu Yama memiliki pengalaman panjang di kompetisi domestik dan internasional. Ia telah mencatatkan 19 penampilan bersama Timnas Indonesia dengan torehan tiga gol, sebuah pencapaian yang cukup impresif untuk ukuran seorang bek.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
