Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 April 2025 | 19.08 WIB

Wong Mangap Hidup Lagi! Dejan Tumbas Disambut Bonek Sebagai Jelmaan Logo Ikonik Persebaya Surabaya

Dejan Tumbas representasi logo wong mangap di hadapan Bonek dan Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan tren positif setelah menaklukkan Madura United dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Green Force dalam lima pertandingan terakhir.

Namun, sorotan laga bukan hanya pada gol semata wayang Flavio Silva yang jadi pembeda di papan skor. Nama Dejan Tumbas justru jadi buah bibir Bonek karena aksi heroiknya di lapangan.

Bek tangguh asal Serbia itu tampil total dalam laga tersebut hingga harus mendapat lima jahitan di kepala. Benturan keras dengan lutut pemain Madura United, Jordy Wehrmann, membuat kepalanya robek cukup dalam.

Alih-alih diganti, Dejan memilih tetap bermain hingga peluit akhir dibunyikan. Ia hanya mengenakan ikat kepala untuk menutup lukanya, dan tetap bermain ngotot bak prajurit tempur.

Dengan rambut panjang ikal dan kepala terikat kain hijau, penampilan Dejan langsung mengingatkan Bonek pada salah satu simbol kebanggaan mereka.

Sosok yang mereka sebut sebagai "Wong Mangap" — logo ikonik Persebaya Surabaya yang sudah lama hidup di hati suporter.

Spontan, linimasa media sosial dipenuhi komentar Bonek yang menahbiskan Dejan sebagai wujud nyata dari logo legendaris itu. “Ndas mangap sesungguhnya,” tulis salah satu akun pendukung Persebaya Surabaya.

Bonek lain juga menimpali dengan candaan khas Surabaya. “Modeee ndas mangap,” kata akun lainnya yang langsung ramai disukai sesama Bonek.

Dejan tampil spartan sepanjang 90 menit di laga sarat gengsi itu. Statistik mencatat ia melakukan 5 dribel, 18 duel darat dengan 8 kemenangan, dan hanya sekali dilewati lawan.

Meski tidak menyumbang gol atau assist, kontribusinya terlihat dari keberaniannya menahan serangan Madura United. Satu-satunya tembakan yang diblok juga berasal dari aksinya di lini pertahanan.

Pemain berambut gondrong itu juga melakukan 2 umpan silang dan 2 umpan jauh meski belum akurat. Tapi hal itu tak jadi soal karena semangat juangnya jadi nilai utama yang diapresiasi publik.

Total, Dejan melakukan 26 sentuhan bola dan kehilangan penguasaan sebanyak 12 kali. Ia juga mendapat 4 pelanggaran dari lawan dan hanya melakukan 1 pelanggaran sepanjang laga.

Aksi bertarung mati-matian itu membuat namanya dielu-elukan di tribun dan dunia maya. Bahkan, banyak yang menyebut dia sebagai "Logo ndas mangap yg asli Iki."

Tak hanya karena penampilannya yang mirip, tapi karena semangat yang ia tunjukkan seakan menjelma filosofi dari logo tersebut. Logo yang melambangkan semangat, keberanian, dan pantang menyerah khas Bonek.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore