
Pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com–Kurang dari 24 jam timnas Indonesia akan kembali bermain di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Setelah tumbang dari Australia 1-5, skuad Garuda akan ditantang tim tamu Bahrain pada Selasa (25/3) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Timnas Indonesia wajib memenangkan pertandingan untuk menjaga peluang tetap bisa lolos ke babak berikutnya.
Tiga poin bisa mengatrol posisi Indonesia yang saat ini sedang duduk di peringkat ke-4 dengan koleksi 6 poin. Jay Idzes cs sudah mengemas satu kali menang, 3 kali imbang, dan 3 kali kalah. Walau tanpa diperkuat Mees Hilgers yang cedera, Patrick Kluivert tetap percaya diri sebab akan didukung puluhan ribu penggemar timnas Indonesia yang akan memadati stadion.
Pada pertemuan pertama, di markas Bahrain tahun lalu, Indonesia sempat unggul 2-1. Namun terpaksa menelan pil pahit setelah berhasil disamakan di masa injury time. Skor berakhir 2-2 dan membuat timnas Indonesia gagal meraih 3 poin dari markas Bahrain.
Kini kedua tim kembali bertemu dengan Indonesia yang akan bertindak sebagai tuan rumah. Bahrain juga dalam misi penting untuk bisa mencuri tiga poin sebab baru saja dikalahkan Jepang 2-0. Timnas Indonesia wajib mewaspadai satu teori psikologis yang bisa menjebak mental bermain para punggawa timnas di lapangan.
Dikutip dari Skysport, ada sebuah teori yang menyebut bahwa apabila ada tim sepak bola yang berhasil unggul 2-0 dari lawannya, keunggulan itu merupakan jebakan pemikiran. Sebab, tim yang sudah unggul 2-0 menjadi sudah merasa cukup sehingga berpotensi melonggarkan intensitas permainan dibanding tim dengan keunggulan margin satu gol.
Keunggulan dua gol juga menyebabkan tim lawan jadi lebih bermotivasi untuk mengejar ketertinggalan sebab lawannya yang sudah unggul akan mengendurkan tekanan dan pola permainan sendiri. Kendati demikian statistik tersebut dihitung dari dimulainya ajang Premier League pada 1992.
Tercatat ada 2.766 pertandingan bermula dengan skor keunggulan 2-0 dan sekitar 2.481 pertandingan tetap dimenangkan tim yang unggul, kemudian 212 pertandingan berakhir imbang, dan sekitar 73 pertandingan justru tim yang sempat unggul malah berbalik kalah.
Hal serupa terjadi ketika Indonesia sudah unggul 2-1 dari Bahrain di pertemuan pertama. Skuad yang saat itu masih dilatih Shin Tae Yong, unggul setelah sepakan Rafael Struick mampu menggetarkan jala gawang Bahrain. Setelah itu, timnas Indonesia malah mengendurkan intensitas serangan sementara Bahrain terus meningkatkan serangan.
Terlepas dari kontroversi perpanjangan waktu yang terjadi, Bahrain berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa kedua tim berbagi angka. Keunggulan ini yang patut diwaspadai apabila timnas Indonesia berhasil unggul cepat di babak pertama. Apalagi skuad asuhan Patrick Kluivert diperkirakan masih akan menerapkan permainan menyerang menghadapi Bahrain.
Skuad Garuda mendapat tekanan untuk bisa memenangkan pertandingan menghadapi Bahrain sebab kedua tim sama-sama mengoleksi 6 poin. Kedua tim juga sama-sama baru saja kalah sehingga sama-sama menargetkan kemenangan untuk memperbesar peluang lolos ke ronde keempat.
Indonesia berpeluang besar untuk memenangkan pertandingan sebab akan didukung oleh suporter yang hadir langsung untuk mendukung kiprah Ole Romeny cs di atas lapangan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
