
Pemain-pemain Arema FC. (Media Arema FC)
JawaPos.com–Persaingan Liga 1 Indonesia musim ini semakin panas dengan pertarungan sengit antara klub-klub elite. Salah satu duel yang menarik perhatian adalah rivalitas Arema FC dan Persebaya Surabaya yang kembali mencuri sorotan.
Bermain tandang memang menjadi tantangan berat bagi setiap tim di Liga 1 Indonesia 2024/25. Namun, beberapa tim menunjukkan mentalitas yang lebih kuat saat melakoni laga di luar kandang.
Persib Bandung saat ini tercatat sebagai tim paling sukses di laga tandang dengan mengumpulkan 27 poin dari 14 pertandingan. Maung Bandung membuktikan ketangguhan dengan meraih tujuh kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya sekali kalah di laga tandang.
Di posisi kedua, Arema FC mengejutkan dengan performa apiknya saat bermain di luar kandang. Singo Edan sukses meraih 20 poin dari 14 laga tandang dengan enam kemenangan, dua kali imbang, dan enam kekalahan.
Dewa United FC berada di peringkat ketiga sebagai tim yang kuat saat bertandang ke markas lawan. Tim asuhan Jan Olde Riekerink mengumpulkan 19 poin dari 13 laga dengan lima kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan.
Di peringkat keempat, Malut United FC juga membuktikan diri sebagai tim yang sulit dikalahkan di luar kandang. Tim asal Maluku Utara itu mencatatkan empat kemenangan, enam kali imbang, dan tiga kekalahan dengan total 18 poin.
Persita Tangerang melengkapi daftar lima tim terbaik dalam laga tandang musim ini. Pendekar Cisadane sukses mengoleksi 18 poin dari 14 laga tandang dengan lima kemenangan, tiga imbang, dan enam kekalahan.
Sementara itu, Persebaya Surabaya yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen Liga 1 justru tertinggal dalam urusan laga tandang. Green Force hanya mampu mengoleksi 17 poin dari 13 pertandingan tandang yang telah dijalani.
Catatan tandang Persebaya Surabaya tergolong buruk untuk tim yang bersaing di papan atas. Tim asuhan Paul Munster hanya mampu meraih lima kemenangan, dua kali imbang, dan menelan enam kekalahan dalam laga tandang. Persebaya Surabaya juga memiliki catatan produktivitas gol yang tidak terlalu baik di laga tandang. Dari 13 pertandingan, Green Force hanya mampu mencetak delapan gol dan kebobolan 15 gol.
Sebaliknya, Arema FC jauh lebih produktif dalam urusan mencetak gol di luar kandang. Singo Edan sudah mengoleksi 21 gol di laga tandang meski juga kebobolan dengan jumlah yang sama. Keunggulan Arema FC dalam laga tandang menjadi sorotan utama dalam rivalitas mereka dengan Persebaya Surabaya. Tim asal Malang itu membuktikan mereka lebih solid dalam menghadapi tekanan bermain di luar kandang.
Dengan sisa tujuh pertandingan di Liga 1 musim ini, Persebaya Surabaya harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki rekor tandang mereka. Jika tidak, posisi mereka di papan atas klasemen bisa terancam oleh pesaing lainnya. Paul Munster memiliki tugas berat untuk mengoptimalkan sisa pertandingan. Persebaya Surabaya harus lebih efektif dalam mencetak gol dan memperbaiki lini pertahanan saat bermain di kandang lawan.
Arema FC saat ini berada dalam tren positif di laga tandang, dan itu menjadi modal penting bagi mereka dalam persaingan di Liga 1. Tim asuhan Ze Gomes menunjukkan mereka mampu tampil konsisten meski bermain di bawah tekanan suporter lawan.
Persaingan antara Arema dan Persebaya Surabaya memang selalu panas, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kini, Singo Edan memiliki keunggulan tersendiri dalam urusan bermain di luar kandang. Statistik membuktikan Arema FC lebih unggul dibandingkan Persebaya Surabaya dalam laga tandang musim ini. Ini menjadi catatan menarik dalam rivalitas panjang kedua tim yang selalu menjadi magnet bagi pecinta sepak bola Tanah Air.
Apakah Persebaya Surabaya bisa bangkit dan memperbaiki rekor tandang mereka di sisa musim ini? Atau justru Arema FC yang akan terus memperlebar keunggulan mereka sebagai tim yang lebih tangguh saat bertandang?
Liga 1 Indonesia 2024/25 masih menyisakan beberapa pertandingan krusial yang akan menentukan nasib kedua tim. Persebaya Surabaya harus segera berbenah jika tidak ingin tertinggal dalam persaingan memperebutkan posisi terbaik di akhir musim.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
