Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2025 | 16.24 WIB

Bongkar 4 Mesin Dinamo Persebaya Surabaya yang Tak Pernah Absen Bikin Bonek Tersenyum di Liga 1 Indonesia

Gilson Costa jadi salah satu pemain asing Persebaya Surabaya yang tak pernah absen dalam 17 pertandingan di Liga 1. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya berhasil memukau Bonek dan Bonita dengan performa luar biasa sepanjang putaran pertama Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tim berjuluk Green Force itu mengamankan posisi runner-up klasemen sementara dengan kekuatan kolektif dan kontribusi apik para pemain andalannya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran empat pemain yang selalu tampil konsisten di setiap pertandingan. Mereka menjadi mesin dinamo Persebaya Surabaya yang tidak pernah absen dalam 17 laga yang sudah dimainkan hingga paruh musim ini.

Salah satu pemain yang paling menonjol adalah Flavio Silva, ujung tombak utama Persebaya Surabaya. Penyerang asal Portugal ini tidak hanya menjadi pilihan utama pelatih Paul Munster, tetapi juga menjadi salah satu mesin gol andalan dengan total enam gol sepanjang paruh musim.

Flavio mencatatkan waktu bermain yang impresif dengan 1.475 menit dari 17 pertandingan. Produktivitasnya menempatkan dia sejajar dengan top skor Persebaya Surabaya lainnya, seperti Mohammed Rashid dengan jumlah gol yang sama.

Berikutnya ada Mohammed Rashid, gelandang serang asal Palestina, juga menjadi pemain yang tak tergantikan bagi Persebaya Surabaya. Perannya sangat vital dalam membantu tim mencetak gol dan memberikan tekanan di lini tengah lawan.

Dengan 1.467 menit bermain, Rashid telah menyumbang enam gol untuk Green Force hingga paruh musim. Kontribusinya menjadikannya pesaing utama Flavio Silva dalam daftar pencetak gol terbanyak Persebaya Surabaya musim ini.

Selain Rashid, gelandang bertahan Gilson Costa juga menunjukkan performa solid meski perannya lebih banyak di belakang layar. Pemain asal Portugal ini menjadi tandem sempurna bagi Rashid, menjaga keseimbangan di lini tengah Persebaya Surabaya.

Gilson mencatatkan 1.105 menit bermain dari 17 laga, meskipun jarang tampil penuh dalam setiap pertandingan. Namun, keberadaannya di lapangan memberikan perlindungan ekstra untuk lini belakang Persebaya Surabaya.

Sementara itu, di lini pertahanan, Slavko Damjanovic menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus lawan. Pemain asal Montenegro ini tampil dominan dengan total waktu bermain 1.522 menit, yang merupakan jumlah tertinggi di antara seluruh pemain Persebaya Surabaya.

Slavko tak hanya menjadi bek tengah andalan, tetapi juga pemimpin di lini belakang yang mampu mengorganisasi rekan-rekannya. Kehadirannya menjadi jaminan soliditas pertahanan Green Force sepanjang putaran pertama.

Konsistensi empat pemain ini menjadi kunci utama keberhasilan Persebaya Surabaya hingga saat ini. Mereka tak hanya tampil impresif secara individu, tetapi juga menjadi bagian penting dari mesin tim yang bekerja tanpa henti.

Peran Flavio di lini depan memberikan ancaman konstan bagi pertahanan lawan. Ketajamannya sebagai striker membuat Green Force mampu bersaing dengan tim-tim papan atas lainnya.

Di sisi lain, Rashid memberikan kreativitas dan energi di lini tengah, sering menjadi pembeda dalam situasi sulit. Kombinasinya dengan Gilson menciptakan keseimbangan yang sulit ditemukan di tim lain.

Gilson sendiri adalah pemain yang mungkin jarang disorot, tetapi kontribusinya sangat signifikan. Kemampuannya dalam memotong serangan lawan dan memberikan dukungan kepada lini serang membuat Persebaya Surabaya semakin tangguh.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore