
Ramon Bueno menjadi andalan Persija Jakarta di lini tengah, meski dirinya sempat kaget dengan gaya main di Liga 1 Indonesia musim ini. (Dokumentasi Persija)
JawaPos.com - Liga 1 Indonesia 2024/2025 menjadi musim perdana bagi gelandang Persija Jakarta, Ramon Bueno. Berbagai pengalaman baru yang mengejutkan pun dirasakan oleh pemain asal Spanyol tersebut, termasuk perihal gaya main sepak bola Indonesia.
Ramon Bueno didatangkan Persija di Liga 1 2024/2025. Dia diproyeksi untuk memperkuat lini tengah Macan Kemayoran, julukan Persija, di bawah arahan Carlos Pena. Langkah yang diambil Persija mendatangkan sang gelandnag pun terbilang berani.
Sebab, pemain kelahiran 7 April 1995 di Castellon, Spanyol itu tak pernah bermain di luar negaranya. Ya, sejak memulai karier bersama Villarr Juvenil A pada 2013, Ramon Bueno selalu bermain di Spanyol.
Rekam jejak Ramon Bueno adalah pernah memperkuat CF Fuenlabrada dan Cordoba CF pada musim 2022/2023 dan musim lalu dia membela SD Tarazona, klub kasta ketiga Liga Spanyol.
Latar belakang itulah yang membuat Ramon Bueno mengaku terkejut saat bermain di Indonesia. Dia tak menyangka kalau Liga 1 ternyata sangat mengandalkan fisik.
"Liga ini memiliki level yang lebih tinggi dari yang saya prediksi. Liga Indonesia lebih banyak mengandalkan duel dan kecepatan," kata Ramon Bueno dalam keterangan resmi Persija.
Gaya bermain tersebut sangat berbeda dengan pengalaman Ramon Bueno ketika merumput di Spanyol. Perbedaan itu diakui olehnya cukup menjadi kendala dan masalah.
"Di Spanyol lebih ke taktikal dan organisasi. Kecepatan itulah yang sedikit bermasalah bagi saya. Terlepas dari itu, Liga 1 adalah liga yang bagus," terang Ramon Bueno.
Dalam tiga laga awal Persija di Liga 1, Ramon Bueno langsung jadi pilihan utama Carlos Pena. Dia rutin tampil sebagai starter kala bersua Barito Putera (10/8/2024), Persita Tangerang (18/8/2024), dan Persis Solo (24/8/2024).
Hasilnya, dua kemenangan dan sekali imbang menjadi pencapaian Persija. Penampilan Ramon Bueno di lini tengah pun cukup solid. "Saya senang dengan penampilan saya, meski masih banyak hal yang harus ditingkatkan," katanya.
Gelandang berusia 29 tahun itupun mengaku terus mengevaluasi diri dan beradaptasi agar bisa semakin menunjukkan performa apik. Dan, konsisten utamanya.
"Saya harus mengenal rekan satu tim dan Liga 1 dengan lebih baik lagi. Seiring berjalannya waktu saya optimistis akan mencapainya. Yang paling penting adalah tim dalam kondisi yang baik, karena kami mendapat tujuh poin," tandas Ramon.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
