
TEMPAT LAGA FINAL: Stadion Manahan Solo, venue partai puncak.
JawaPos.com - Arema FC akan melakoni laga semifinal Piala Presiden 2024 menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan Solo pada Rabu (31/7) pukul 19.30 WIB. Dalam laga itu Arema FC berstatuskan tuan rumah.
Semula operator Piala Presiden 2024 memperbolehkan hadir di stadion kebanggaan warga Solo tersebut. Namun, kehadiran Aremania di Solo mendapat penolakan dari elemen suporter Persis Solo.
Pasalnya, Piala Presiden 2024 mengadopsi regulasi Liga 1 yang hanya mengizinkan suporter tim tuan rumah untuk mendukung langsung di stadion. Namun, dalam kasus ini Arema FC yang berstatus sebagai tuan rumah mendapatkan kuota khusus untuk suporter mereka. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi, terutama dari suporter Persis Solo yang merasa keberatan dengan kehadiran Aremania di kota mereka.
Kuota Khusus untuk Aremania
Manajer Bisnis Arema Munif Bagaskara Wakid mengungkapkan, Panpel Piala Presiden 2024 telah memutuskan untuk memberikan kuota sebanyak 1.600 tiket untuk Aremania. "Kita dikasih slot tiket untuk suporter sebanyak 1.600, bebas milih di tribune utara atau selatan," kata Munif.
Sesuai dengan regulasi Piala Presiden 2024, hanya suporter tim tuan rumah yang diizinkan hadir di stadion. Dalam hal ini, Arema FC yang berstatus sebagai tuan rumah diizinkan membawa suporter mereka.
Sebaliknya, suporter Persis Solo tidak diperbolehkan menghadiri pertandingan tandang tersebut. "Jadi, Aremania boleh away ke sana, sedangkan suporter Persis gak boleh datang," tambah Munif.
Munif menyebut bahwa informasi mengenai penjualan tiket untuk Aremania akan diumumkan lebih lanjut. Saat ini, detail mengenai penjualan tiket masih belum diberitahukan oleh panitia.
Penolakan dari Suporter Persis Solo
Dilansir dari unggahan akun X @rams_lad23, suporter Persis Solo menyatakan penolakan mereka terhadap kehadiran Aremania. "Menolak Aremania hadir di kota Solo dan terus bersuara untuk 135+ korban tragedi Kanjuruhan yg belum tuntas!" cuitnya. Unggahan ini mendapat banyak dukungan dan mayoritas dari mereka melakukan penolakan sebelum selesainya kasus tragedi Kanjuruhan.
Penolakan ini terkait dengan tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada tahun 2022 silam. Banyak suporter yang merasa bahwa kasus tersebut belum sepenuhnya diselesaikan, sehingga mereka menolak kehadiran Aremania sebagai bentuk protes dan solidaritas terhadap para korban. (*)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
