
Gilson Costa dan para pemain Persebaya lainnya terlihat ceria saat latihan adu tendangan penalti. (Persebaya)
JawaPos.com - Performa buruk Persebaya musim lalu di Liga 1 menjadi pelecut bagi pelatih dan pemain untuk membenahi tim. Salah satu upayanya adalah meningkatkan porsi latihan. Sejak 15 Juni 2024, para pemain Persebaya menjalani latihan keras. Terkadang, pelatih Paul Munster juga menerapkan dua kali sesi latihan, pagi dan sore.
Hal itu tentu bisa berpotensi membuat para pemain jenuh dan tegang jika tidak disikapi dengan porsi latihan tambahan yang suasananya lebih rileks. Munster pun kemudian memberi porsi latihan adu tendangan penalti di akhir sesi latihan agar pemain bisa menghilangkan ketegangan namun tetap bermanfaat bagi tim.
Latihan adu penalti ini sudah diterapkan dalam dua sesi latihan terakhir di kompleks Gelora Bung Tomo. Pemain dibagi dalam dua tim, mereka memiliki eksekutor maupun kiper masing-masing.
Meski sifatnya hanya latihan, namun ada ketegangan juga dari para eksekutor karena jika sampai kalah, maka bisa menjadi bahan ledekan dari para pemain lainnya.
”Dalam satu-dua minggu terakhir, insensitas latihan tinggi, ada yang satu hari dua kali. Pemain butuh relaksasi dengan sesi game ini. Mereka terlihat enjoy,” jelas Paul Munster, seperti dikutip dari laman Persebaya.
Ia menambahkan, mendekati bergulirnya Liga 1, ia akan menurunkan intensitas latihan meskipun tidak menghilangkan keseriusan. ”Minggu depan kita mulai menurunkan intensitas,” sambungnya.
Pemain pun menyukai sesi latihan ini karena bisa meningkatkan chemistry antar pemain serta melatih kemampuan penalti. ”Seru, latihan dengan suasana yang enjoy seperti ini bisa membuat tim semakin solid,” kata gelandang serang Persebaya, Oktafianus Fernando.
Green Force sejauh ini juga banyak melakukan belanja pemain untuk memperkuat tim dalam mengarungi Liga 1 musim depan. Pada posisi pemain belakang, Persebaya telah mengontrak Slavko Damjanovic. Pemain asal Montenegro ini memiliki pengalaman juara selama bermain di Liga India.
Selain itu, bek sayap Ardi Idrus juga didatangkan dari Bali United. Ardi memiliki kelebihan bisa ditempatkan sebagai bek kanan maupun bek kiri.
Pada posisi gelandang, tim asuhan Paul Munster menambah kekuatan dengan mendatangkan Francisco Rivera, yang meraih gelar pemain terbaik Liga 1 musim 2023-2024. Selain itu, gelandang Mohammed Rashid, yang memiliki pengalaman bermain bersama Persib Bandung dan Bali United, juga sukses didaratkan ke Surabaya.
Gelandang asal Portugal, Gilson Costa, turut didatangkan untuk menambah kedalaman skuad Persebaya. Lalu di posisi penyerang, Persebaya akan ditakuti karena sukses mendaratkan dua striker subur musim lalu, yaitu Malik Risaldi, top skorer pemain lokal musim lalu dengan 13 gol.
Satu lagi yaitu striker Flavio Silva yang mencetak 23 gol untuk Persik Kediri musim lalu. Kehadiran Flavio dan Malik Risaldi yang ditopang top skorer Persebaya musim lalu Bruno Moreira, diharapkan mampu membawa Green Force bersaing di papan atas klasemen Liga 1 musim depan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
