
Indonesia kalah 0-2 saat menjamu Irak pada Kamis (6/6) sore WIB.
JawaPos.com - Sejumlah faktor diyakini menjadi penyebab kekalahan Timnas Indonesia dari Irak 0-2 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (6/6) sore WIB. Mulai dari blunder yang dilakukan oleh kiper Ernando Ari yang berbuah gol bagi Irak, hingga kartu merah yang didapat Jordi Amat.
Tidak hanya itu, faktor lainnya yang menjadi penyebab kekalahan Indonesia dari Irak menurut kapten Asnawi Mangkualam adalah kondisi rumput Stadion GBK kurang baik. Menurut Asnawi, ada beberapa bagian dari lapangan GBK yang tidak rata dan berakibat pada terhambatnya akurasi umpan-umpan datar pemain Indonesia.
“Ya kondisi lapangan hari ini kurang baik dan memang sudah diperingatkan beberapa minggu sebelumnya GBK seperti ini, ada perubahan, tapi memang tidak jauh berbeda. Beberapa struktur lapangan tidak rata,” kata Asnawi pada konferensi pers setelah pertandingan seperti dikutip dari Antara.
Stadion Utama GBK memang sebelumnya digunakan untuk konser grup boyband asal Korea Selatan (Korsel) NCT Dream pada 18 Mei 2024. Konser itu sendiri ditonton 40.000 penggemar.
Meski menyoroti buruknya lapangan, namun Asnawi tetap meminta maaf kepada suporter yang sudah rela datang ke stadion untuk mendukung, maupun yang menonton lewat siaran televisi. “Mohon maaf kepada suporter, hasil ini tidak memuaskan. Tentunya kita masih ada satu kesempatan ke babak ketiga nanti, tanggal 11 nanti kami akan berusaha maksimal dapat poin (lawan Filipina), semoga kami bisa lolos,” imbuh mantan pemain PSM Makassar itu.
Dalam duel tersebut, Indonesia sebenarnya cukup bisa mengimbangi Irak, tetapi dua kesalahan yang dilakukan pemain-pemain Indonesia berbuah gol ke gawang Ernando Ari.
Pertama saat tangan Justin Hubner mengenai bola di kotak penalti hingga membuat wasit menunjuk titik putih dan dieksekusi dengan baik oleh Aymen Hussein. Kedua, kegagalan Ernando Ari mengecoh pemain lawan namun justru bola direbut pemain Irak hingga berujung gol pada menit 88.
Atas hasil itu, Indonesia saat ini masih menduduki posisi kedua di klasemen sementara Grup F dengan tujuh poin, unggul atas tim peringkat ketiga, Vietnam. Tim Garuda akan melaju ke putaran ketiga, jika mampu meraih kemenangan atas Filipina pada pertandingan terakhir fase grup.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
