
Stadion Gelora Bung Tomo kandang resmi Persebaya Surabaya di Liga 1 2023/2024. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com – Persiapan Persebaya Surabaya menghadapi kompetisi Liga 1 2023/2024 menghadapi hambatan serius dengan kesulitan mendapatkan lapangan latihan di kota sendiri.
Manajer Persebaya Surabaya ketika itu, Yahya Alkatiri, mengungkapkan bahwa rencana latihan perdana pada 10 Mei 2023 terancam batal karena pengajuan mereka untuk menggunakan lapangan ditolak.
Meskipun telah mengajukan dua opsi lapangan, yaitu Thor dan Tambaksari, proses pengajuan masih dalam tahap penolakan. Hal ini membuat tim kesulitan beradaptasi di kota sendiri sebelum memasuki kompetisi resmi.
Krisis Tempat Latihan: Persebaya Surabaya Terbentur Dinding di Surabaya
Persebaya Surabaya, salah satu kekuatan sepak bola Indonesia dengan sejarah gemilang, menghadapi tantangan tak terduga dalam persiapan menuju Liga 1 2023/2024. Meski memiliki niat untuk memulai latihan perdana pada 10 Mei 2023, kendala muncul karena sulitnya mencari lapangan latihan yang diizinkan.
Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Alkatiri, menjelaskan bahwa pengajuan mereka untuk menggunakan lapangan, termasuk Thor dan Tambaksari, telah ditolak pada proses lanjutan pada 5 Mei 2023. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesiapan tim menjelang kompetisi.
Akses Terhambat: Persebaya Surabaya Menghadapi Kendala Lapangan Latihan di Surabaya
Upaya Persebaya Surabaya untuk memulai persiapan menuju Liga 1 2023/2024 mendapat hambatan serius dengan ditolaknya pengajuan lapangan latihan. Manajer tim, Yahya Alkatiri, mengungkapkan bahwa rencana latihan perdana pada 10 Mei 2023 terancam gagal karena kesulitan mendapatkan izin penggunaan lapangan di Surabaya.
Meskipun telah mengajukan beberapa opsi, termasuk Lapangan Thor dan Tambaksari, proses pengajuan belum membuahkan hasil positif. Dalam suasana yang penuh ketidakpastian, Persebaya Surabaya terpaksa menunggu kebijakan dari Pemerintah Kota Surabaya untuk mencari solusi terkait permasalahan perizinan lapangan.
Piala Dunia U-20 Menjadi Kendala: Persebaya Surabaya Kesulitan Cari Stadion di Surabaya
Selain kesulitan mendapatkan lapangan latihan, Persebaya Surabaya kini juga dihadapkan pada tantangan pencarian stadion untuk kompetisi mendatang. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), kandang utama Persebaya Surabaya, saat ini sedang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung pada Mei mendatang.
Dalam surat resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), lima stadion yang dipilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tidak bisa digunakan untuk kegiatan apapun mulai Januari hingga berakhirnya turnamen. Kendala ini membuat Persebaya Surabaya terancam tidak dapat menggunakan stadion kandangnya dan mencari solusi di luar Surabaya.
Eri Cahyadi Turun Tangan: Wali Kota Membuka Suara Terkait Kesulitan Persebaya Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan klarifikasi terkait isu perizinan penggunaan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai markas Persebaya Surabaya. Meskipun sebelumnya Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Alkatiri, menyatakan kesulitan mendapatkan izin, Wali Kota Eri Cahyadi memastikan bahwa izin tersebut akan turun namun meminta kesabaran karena masih dalam proses serah terima dari Kementerian PUPR.
Menurutnya, penyulaman rumput yang belum selesai menjadi alasan utama keterlambatan tersebut. Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan dukungan pribadi untuk kembali menggunakan Gelora Bung Tomo dan berharap ada percepatan dalam proses agar Persebaya Surabaya dapat menggunakan stadion tersebut pada pramusim Juni mendatang.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
