
Monza menghadapi Udinese pada lanjutan Serie A 2026/2027 dengan Le Zebrette lebih diunggulkan untuk mencuri kemenangan. (Udinese)
JawaPos.com — Monza berpeluang kembali kehilangan poin saat menjamu Udinese pada lanjutan Serie A 2026/2027, Sabtu (29/8/2026) pukul 23.30 WIB.
Setelah kalah 1-4 dari Inter Milan pada pekan pembuka, Monza harus memaksimalkan laga di U-Power Stadium, tetapi rekor pertemuan kandang melawan Udinese membuat Le Zebrette layak diunggulkan.
Monza datang ke pertandingan ini dengan modal kekalahan telak 1-4 dari Inter Milan di San Siro pada giornata pertama Serie A. Sempat menyamakan kedudukan melalui gol pertama Gustavo Varela di Serie A, Biancorossi justru kolaps pada babak kedua hingga Inter Milan mencetak tiga gol tambahan.
Pelatih Ivan Juric kini dituntut segera membawa Monza bangkit dan meraih poin pertama di kasta tertinggi. Sebelumnya, Juric mengawali kiprahnya bersama Monza dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Avellino di Coppa Italia.
Kandang bisa menjadi senjata penting bagi Monza sepanjang musim 2026/2027. Musim lalu, mereka memenangkan 15 dari 21 pertandingan di U-Power Stadium ketika masih berkompetisi di Serie B, sehingga performa kandang berpotensi menentukan perjuangan mereka menghindari degradasi.
Namun, catatan menghadapi Udinese justru kurang menjanjikan. Sejak pertama kali tampil di Serie A empat tahun lalu, Monza hanya mampu mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan kandang melawan Le Zebrette.
Udinese memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri lebih tinggi setelah mengawali musim 2026/2027 tanpa kekalahan di dua laga kompetitif. Setelah menyingkirkan Padova di Coppa Italia, Le Zebrette kemudian bermain imbang 1-1 ketika menjamu Como pada pekan pembuka Serie A.
Udinese bahkan sempat berada di posisi unggul melalui aksi cerdik Hassane Kamara. Namun, Como mampu menyamakan kedudukan dan membuat tim asuhan Kosta Runjaic harus puas membawa pulang satu poin dari laga pembuka.
Runjaic memasuki musim ketiganya bersama Udinese dengan target melanjutkan perkembangan positif klub.
Musim lalu, Udinese mengakhiri kompetisi di posisi ke-10 dan menunjukkan performa tandang yang cukup kuat sepanjang musim. Pada Serie A 2025/2026, Udinese mencatat delapan kemenangan dalam pertandingan tandang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
