Pep Guardiola dan Ruben Amorim (Bein Sports)
JawaPos.com – Kepala pelatih Manchester City Pep Guardiola memberikan tanggapan atas pemecatan Ruben Amorim dari jabatan pelatih kepala Manchester United.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (7/1), Guardiola menilai Amorim sebagai sosok pelatih berkualitas tinggi yang tidak memperoleh cukup waktu untuk membuktikan kemampuannya. Ia menyebut fenomena tersebut sebagai realitas yang kerap terjadi di Liga Inggris.
Ruben Amorim resmi dipecat Manchester United setelah menjabat selama 14 bulan. Keputusan itu diambil beberapa hari setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road. Pemecatan tersebut terjadi di tengah situasi internal klub yang dinilai kurang kondusif.
Baca Juga: Pep Guardiola Ungkap Kebangkitan Manchester City Dimulai Saat Berlaga Di Piala Dunia Antarklub
Guardiola menegaskan bahwa para manajer saat ini menghadapi tekanan yang semakin besar untuk segera meraih hasil.
Guardiola menyebut kasus Amorim serupa dengan yang dialami Enzo Maresca di Chelsea. Menurut Guardiola, waktu untuk membangun proses kini semakin terbatas.
Meski demikian, Guardiola enggan mengomentari lebih jauh keputusan manajemen Manchester United.
Guardiola juga menyatakan sikap tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap institusi dan para pemain. Namun, Guardiola kembali menegaskan keyakinannya bahwa Amorim adalah manajer top.
Guardiola menilai hasil pertandingan kerap tidak mencerminkan kualitas kerja seorang pelatih. Ia menyoroti sejumlah laga imbang yang sejatinya memperlihatkan keseimbangan permainan. Menurutnya, perbedaan hasil di Liga Inggris sering kali sangat tipis.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyinggung sulitnya mengelola tim saat pemain kunci mengalami cedera.
Guardiola menyebut kondisi tersebut dapat memengaruhi stabilitas permainan dan hasil akhir. Guardiola menilai faktor tersebut kerap luput dari penilaian publik.
Menutup pernyataannya, Guardiola menyampaikan harapan agar Amorim dapat meraih kesuksesan di masa depan.
Guardiola juga menegaskan bahwa setiap manajer membutuhkan waktu dan kepercayaan untuk membangun tim. Guardiola menyebut tekanan di Liga Inggris tidak memberi ruang besar bagi proses jangka panjang.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
