Timnas Israel (jersey biru) dalam sebuah laga UEFA Nations League tahun 2024 menghadapi Italia. (AP/Denes Erdos via The Times Israel)
JawaPos.com - Konflik di Gaza yang melibatkan Israel dan Palestina mulai mendapat perhatian serius dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Sebagai sikap tegas, UEFA berencana untuk menangguhkan Israel dari seluruh kompetisi Eropa.
Rencananya, keputusan final terkait penangguhan terhadap persepakbolaan Israel akan diambil pekan depan. Dalam laporan The Times yang dikutip Antara, mayoritas anggota eksekutif UEFA dan federasi nasional mendukung pemberian sanksi kepada Israel.
Jika sanksi penangguhan terhadap Israel jadi diterapkan, maka akan mengulangi seperti yang dikenakan terhadap Timnas Rusia dan seluruh klub-klubnya yang dilarang tampil di kompetisi resmi UEFA dan FIFA sejak perang dengan Ukraina pada 2022.
Klub-klub Israel sendiri tidak banyak yang berlaga di kompetisi Eropa musim ini, hanya satu klub yaitu Maccabi Tel Aviv yang bermain di Liga Europa. Tim tersebut dijadwalkan melawan Aston Villa pada 7 November mendatang.
Desakan untuk mendepak Israel dari seluruh kompetisi persepakbolaan Eropa tampaknya bukan ancaman main-main. Spanyol bahkan siap memboikot Piala Dunia 2026 jika Israel lolos ke ajang tersebut.
Maka dari itu, ada potensi Timnas Israel juga akan dilarang berlaga di kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa jika penangguhan itu jadi diterapkan UEFA, sehingga mereka dipastikan tak ikut Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, jika hal itu terjadi, maka akan menjadi dilema yang berat bagi FIFA, karena untuk Piala Dunia 2026 salah satu tuan rumahnya adalah Amerika Serikat yang dengan lantang menolak larangan Israel ikut serta dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.
Sebelumnya, sekelompok pakar hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta FIFA dan UEFA untuk menangguhkan tim nasional sepak bola Israel dari kompetisi internasional.
Menurut mereka, tindakan penangguhan tersebut merupakan wujud dari tanggapan yang diperlukan terhadap genosida yang tengah berlangsung di wilayah Palestina.
"Badan-badan olahraga tidak boleh menutup mata terhadap pelanggaran HAM berat semacam ini, terutama ketika platform mereka digunakan untuk menormalisasi ketidakadilan," ujar para pakar tersebut.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
