Igor Tudor mengantar Juventus sapu bersih tiga laga awal Serie A. (Dok. Juventus FC)
JawaPos.com – Igor Tudor mengungkap kunci kemenangan anak asuhannya, usai membawa Juventus menundukkan Inter Milan dalam derby d’Italia dengan skor 4–3, pada Sabtu (13/9) malam WIB.
Si Nyonya Tua mengawali laga dengan kuat dan sempat unggul dua kali melalui gol pembuka Lloyd Kelly dan Kenan Yildiz yang membalas Hakan Calhanoglu yang sempat menyamakan kedudukan. Skor 2 – 1 menjadi hasil babak pertama.
Namun, Juventus harus tertinggal 2-3 setelah Hakan Calhanoglu mencetak brace pada pertandingan ini. Tambahan sundulan dari Marcus Thuram membuat Nerazzurri membalikkan keadaan.
Tetapi, Bianconeri mampu bangkit dan membalas melalui sundulan Khephren Thuram. Setelah skor menjadi imbang 3-3, gol gemilang lahir di penghujung laga ketika pahlawan berusa 19 tahun dari Montenegro bernama Vasilije Adzic mengantar Juve meraih tiga poin.
"Pertandingan ini gila, banyak gol (tercipta), pasang surut (dari unggul, tertinggal, kemudian membalikkan keadaan), pada akhirnya kami sangat senang bisa mengalahkan tim hebat dan berkualitas tinggi (seperti Inter Milan)," kata Tudor kepada DAZN Italia.
"Kami senang (meraih kemenangan ini), baru pertandingan ketiga (Serie A), kami masih harus bermain 35 kali lagi (menuju meraih scudetto).”
Tudor juga memuji pahlawan Juventus hari ini, Adzic yang diberi kepercayaan penuh untuk masuk dari bangku cadangan pada laga sekrusial derby d’Italia.
“Selama lima atau enam bulan terakhir, kami telah bekerja dengannya (Adzic), karena kami percaya pada kualitasnya. Kami mencoba mengubah beberapa kebiasaannya yang tidak kami sukai, dan dia menerimanya dengan sikap yang tepat,” jelas pelatih asal Kroasia ini.
“Kami melihat sepanjang minggu dia dalam kondisi prima dan kami punya ide untuk memainkannya. Dia memiliki (kemampuan) tendangan jarak jauh. Dia harus menganggap gol ini sebagai tanda untuk terus bekerja lebih keras lagi,” lanjut pujiannya kepada Adzic.
Ahli taktik berusia 47 tahun ini juga mengungkap kunci kemenangan anak asuhannya di lapangan, meski ia juga menyebut bahwa penampilan Juventus pada laga ini kurang maksimal.
"Dalam pertandingan seperti ini, tidak ada tim favorit. Inter punya kualitas, mereka kelas dunia. Performa kami memang tidak maksimal, tetapi rasa lapar para pemain membantu kami meraih kemenangan. Saya tidak tahu apakah (kemenangan) ini pantas, atau hasil imbang itu adil, tapi inilah sepak bola," ujarnya.
"Kami menang hari ini, meskipun penampilannya tidak terlalu bagus. Emosinya berbeda, tetapi mengingat jalannya pertandingan ini, rasanya menyenangkan. Pertandingan yang benar-benar gila,” pungkas sang pelatih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
