Yeray Alvarez dijatuhi larangan bertanding selama 10 bulan. (Instagram @yerayalvarez)
JawaPos.com – Bek tengah Athletic Bilbao, Yeray Alvarez, dijatuhi hukuman larangan bertanding selama 10 bulan. Keputusan tersebut diberikan kepada Alvarez setelah terbukti menggunakan obat dengan kandungan terlarang usai mengobati kebotakan yang ia alami selama menjalani perawatan kanker.
Kandungan zat terlarang canrerone terbukti positif ditemukan dalam tubuh pemain asal Basque, Spanyol, ini pada laga Athletic Bilbao kontra Manchester United pada babak semifinal Liga Europa musim lalu.
Melansir situs BBC, UEFA menerima pembelaan Alvarez yang mengaku tidak sengaja mengonsumsi obat yang mengandung canrerone buat mencegah penyakit alopecia atau kebotakan rambutnya.
Alvarez sendiri sempat menderita kanker testis pada 2016, dan sejak saat itu secara rutin mengonsumsi obat pencegah rambut rontok yang ia derita akibat efek samping pengobatan kankernya.
BBC menambahkan, UEFA menganggap Alvarez tidak sengaja mengonsumsi obat terlarang tersebut. Pelanggaran yang dilanggar oleh kapten ketiga Bilbao ini adalah melanggar anturan anti-doping secara tidak sengaja.
Larangan bertanding Alvarez sudah dimulai sejak Juni lalu, dan ia baru bisa kembali bermain pada 2 April 2026. Meskipun begitu, Alvarez sudah bisa mengikuti latihan bersama rekan-rekannya pada 2 Februari 2026.
Alvarez sendiri merupakan bagian penting dari skuad Bilbao selama satu dekade terakhir. Ia sudah bermain sebanyak 257 pertandingan, sejak lulus dari akademi tim tersebut.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
