Selebrasi Moise Kean setelah mencetak gol untuk Fiorentina. (Istimewa)
JawaPos.com– Allenatore Italia Gennaro Gattuso menjalani debut memuaskan seiring kemenangan 5-0 atas Estonia di Bergamo (6/9). Hasil laga ketiga grup I kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA itu menunjukkan skema 4-4-2 yang diusung Ringhio –julukan Gennaro Gattuso – berdampak positif bagi Gli Azzurri, sebutan Italia.
Tetapi, pakem baru itu baru sekali dimainkan dan butuh pemantapan. Gattuso bisa memantapkan skema mainnya tersebut saat Italia menghadapi Israel dalam lanjutan kualifikasi grup I di Stadion Nagyerdei, Debrecen, Hungaria, dini hari nanti (siaran langsung Vision+ pukul 01.45 WIB). Di atas kertas, Israel yang menduduki ranking ke-75 dunia jelas lawan lebih berat ketimbang Estonia (peringkat ke-126 FIFA).
Main Lebih Seimbang
Italia tampil sangat ofensif saat menghadapi Estonia. Dalam beberapa momen, Gli Azzurri memainkan 4-2-4 dengan dua penyerang tengah (Moise Kean dan Mateo Retegui) serta dua winger (Matteo Politano dan Mattia Zaccagni) merangsek ke sepertiga akhir permainan.
Menghadapi Israel, Gattuso tidak ingin mengambil risiko bermain all-out attack. Dia ingin permainan yang seimbang. ”Ketika level permainan meningkat, kami harus lebih seimbang,” kata Gattuso dikutip dari La Gazzetta dello Sport. ”Beberapa kali kami kecolongan di ruang belakang saat melawan Estonia. Kami akan mempelajari Israel dengan cermat,” sambung gelandang Italia saat memenangi Piala Dunia 2006 tersebut.
Baca Juga: Ngerinya Skuad Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya Surabaya! 6 Pemain Perkuat Timnas Indonesia
Kean-Retegui Merasa Nyaman
Gattuso kemungkinan besar masih tetap mempercayakan duet penyerang Italia kepada Kean dan Retegui. Saat lawan Estonia, keduanya tampil impresif. Kean mencetak satu gol dan Retegui membukukan dua gol. Kean menyebut jika dia merasa nyaman bermain bersama Retegui dalam formasi 4-4-2.
”Kami bersenang-senang. Inilah kenikmatan dalam sepak bola,” kata Kean kepada Sky Sport Italia. ”Saya cocok (berduet) dengan Mateo. Dia penyerang hebat dan kami membuktikan bahwa kami bisa bekerja sama. Kami berharap bisa mencetak lebih banyak gol bersama,” beber striker 25 tahun yang kini membela ACF Fiorentina tersebut.
Retegui menyampaikan penilaian senada. Meski baru sekali berduet dengan Kean, striker klub Saudi Pro League Al Qadsiah SFC itu sudah merasa klop. ”Sejak awal kami sudah sangat akrab dan saya bisa bermain dengan semua penyerang, Pio (Francesco Pio Esposito), (Gianluca) Scamacca, (Lorenzo) Lucca,” tutur Retegui kepada RAI Sport.
Baca Juga: Bongkar Peran Rahasia Achmad Jufriyanto! Bisa Jadi Batu Sandungan Persebaya Surabaya di GBLA
Butuh Menang untuk Saingi Norwegia
Saat ini Italia masih menempati posisi ketiga di klasemen grup I dengan 6 poin dari 3 laga. Artinya, Gli Azzurri masih di luar playoff zona UEFA (peringkat kedua). Sementara juara grup berhak lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
