
Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso. (Dok. Azzurri)
JawaPos.com–Setelah menggapai kesuksesan di laga debut sebagai pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso kini bersiap menghadapi ujian kedua. Gli Azzurri akan menghadapi Israel pada Selasa (9/9) dini hari WIB.
Gattuso telah mempersiapkan kembali skuadnya setelah menghajar Estonia 5-0 pada laga sebelumnya. Juru taktik berusia 47 tahun ini telah mengisyaratkan akan melakukan perubahan skema, mewaspadai transisi efektif timnas Israel.
Mengutip dari Football Italia yang menyadur wawancara Gattuso dengan Sky Sports Italia, eks pelatih Napoli ini menjelaskan persiapan skuad Gli Azzurri jelang melawan Israel.
"Mereka (Estonia dan Israel) adalah dua tim yang sangat berbeda," ujar Gattuso kepada Sky Sport Italia.
"Estonia sangat (mengandalkan) fisik, sementara Israel lebih berkualitas dan bermain dengan transisi yang efektif. Dalam tujuh pertandingan terakhir, mereka (Israel) menang enam kali dan hanya kalah dari Norwegia, di mana mereka tidak layak kalah," papar dia.
"Kekuatan terbesar mereka adalah mereka dapat membahayakan Anda dengan transisi tersebut, jadi itu akan menjadi kuncinya," ucap Gattuso.
Melansir dari Football Italia, diperkirakan Gattuso akan melakukan perubahan. Pilar pentingnya di sayap kiri Mattia Zaccagni, harus absen dari sesi latihan dan diperkirakan juga tidak akan bermain melawan Israel.
"Kita lihat saja besok, tetapi yang terpenting adalah mengandalkan jaminan (permainan) kami, yaitu intensitas, determinasi, membawa permainan ke arah (pertahanan) lawan, tetapi juga menyadari transisi (efektif timnas Israel) tersebut," lanjut Gattuso.
Pria kelahiran Calabria, Italia Selatan ini juga ikut bersuara soal konflik yang terjadi di Gaza saat timnya akan menghadapi negara penyebab kemalangan yang terjadi di sana.
“Seperti yang telah saya katakan beberapa hari terakhir, sungguh malang kami berada di grup (I) ini, karena juga Israel adalah tim bagus yang bisa menyulitkan kami," beber gattuso.
“Selebihnya, kita semua tahu betapa menyakitkan melihat apa yang terjadi (di Gaza), dengan banyaknya nyawa orang dan anak-anak yang hilang. Saya tidak ingin mengatakan lebih (dalam) dari itu," tandas Gattuso.
“Kami di sini untuk bertanding sepak bola dan menghormati profesi kami. Ada banyak rasa hormat dan banyak rasa sakit di balik peristiwa (konflik) ini,” kata Gattuso.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
