Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Juni 2025 | 00.14 WIB

Masa Depan Jack Grealish di Manchester City Menggantung, Faktor Ini Bisa Buat Peaky Blinders Urung Hengkang

Karir Jack Grealish berada di ujung tanduk. (Instagram/@jackgrealish) - Image

Karir Jack Grealish berada di ujung tanduk. (Instagram/@jackgrealish)

JawaPos.com - Jack Grealish kembali menjadi perbincangan hangat di bursa transfer musim panas ini. Setelah dicoret dari skuad Manchester City untuk ajang Piala Dunia Antarklub, masa depan winger 29 tahun itu di Etihad Stadium kian diselimuti tanda tanya. Manajer City, Pep Guardiola, akhirnya buka suara dan memberi sinyal ke mana arah karier sang bintang. Inilah ulasannya.

Musim panas belum benar-benar dimulai, namun drama transfer di tubuh Manchester City sudah mulai menarik perhatian. Kali ini bukan soal perekrutan pemain baru, melainkan tentang masa depan Jack Grealish.

Winger flamboyan asal Inggris itu secara mengejutkan tak masuk dalam daftar 27 pemain yang dibawa City ke Amerika Serikat untuk berlaga di ajang FIFA Club World Cup 2025. Keputusan ini langsung memicu spekulasi bahwa Grealish bakal hengkang dari Etihad.

Apalagi, performanya musim lalu memang jauh dari kata memuaskan. Setelah menjadi bagian penting saat The Citizens meraih treble winners musim 2022/2023, Grealish gagal melanjutkan tren positif tersebut. Ia justru lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

Turun Performa, Diparkir Guardiola

Sepanjang musim lalu, Grealish hanya dipercaya sebagai starter di tujuh pertandingan Premier League. Bahkan, dalam tujuh laga terakhir Liga Inggris – ketika City tengah berjuang mengamankan tiket Liga Champions – ia cuma dimainkan empat menit.

Tak heran jika posisinya makin tersisih di bawah asuhan Pep Guardiola. Sang pelatih pun mengakui bahwa keputusan mencoret Grealish dari skuad Piala Dunia Antarklub bukan tanpa alasan.

"Jack adalah pemain yang luar biasa. Alasan dia jarang bermain musim lalu sepenuhnya karena keputusan saya," ujar Guardiola saat konferensi pers jelang laga melawan Wydad AC.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa dirinya telah melakukan pembicaraan secara jujur dengan Grealish dan pihak klub. Hasilnya, diputuskan bahwa Grealish lebih baik tidak ikut ke AS.

"Kami ingin dia bisa kembali menemukan ritme bermain seperti saat treble, atau saat dia di Aston Villa dulu. Faktanya, dalam dua musim terakhir dia tidak banyak tampil. Dia butuh kembali bermain secara reguler, merasakan lagi sensasi bertanding setiap tiga hari," tambah Guardiola.

Kontrak Masih Panjang, Pilihan Sulit

Yang membuat situasi semakin pelik, kontrak Peaky Blinders -julukan Jack Grealish- di City sejatinya masih tersisa dua tahun lagi. Namun, baik sang pemain maupun manajemen The Citizens tampaknya sudah mulai terbuka untuk berpisah musim panas ini.

Skenario yang kini dipertimbangkan adalah peminjaman atau transfer permanen – tergantung klub peminat yang siap menampungnya. Salah satu kendala terbesar adalah gaji Grealish yang saat ini mencapai 300 ribu Pounds per pekan (sekitar Rp 6 miliar). Angka fantastis itu tentu menjadi beban bagi klub-klub yang tengah mengincarnya.

Beberapa klub yang disebut-sebut berminat antara lain Everton, Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan bahkan Napoli dari Serie A. Namun satu hal yang sudah bisa dipastikan: kembali ke Aston Villa bukan opsi.

Guardiola Tak Menutup Kemungkinan Bertahan

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore