Maurizio Sarri tolak gaji ratusan miliar dari tim Arab Saudi (IG: @official_sslazio)
JawaPos.com – Arab Saudi mendadak menjadi sebuah destinasi menjanjikan bagi pelaku dunia sepak bola. Beberapa tim dari negara kerajaan tersebut rela buat menggelontorkan segunung uang demi meminang pelatih dan pemain dari klub-klub top Eropa.
Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Riyad Mahrez, Roberto Firmino, hingga N’golo Kante tergoda rayuan berbagai tim Arab Saudi untuk bermain di sana. Mereka padahal masih diandalkan di tim lamanya di Eropa, namun rela untuk berkelana ribuan kilometer demi mendapatkan kesempatan dan peluang baru yang menjanjikan secara finansial.
Tidak hanya di pasar pemain, kini klub-klub dari Arab Saudi mulai menjajaki buat merekrut pelatih kelas dunia. Simone Inzaghi yang memenangi Liga Italia bersama Inter Milan menjadi nama terbaru yang rela hengkang dari Eropa buat menuju ke Arab Saudi.
Langkah tersebut tentunya tidak lepas dari kebijakan pemerintahan Arab Saudi yang ingin mengembangkan olahraga mereka. Sebagai salah satu olahraga terpopuler di sana, sepak bola tentunya menjadi fokus utama dalam rencana tersebut.
Godaan buat melatih tim Arab Saudi ternyata juga didapatkan oleh Maurizio Sarri. Pelatih Lazio ini juga sempat mendapatkan tawaran untuk mengikuti jejak rekan sejawatnya, namun tawaran tersebut ia tolak mentah-mentah.
Dalam sebuah wawancara bersama Alfredo Pedulla, Sarri mengaku jika dirinya sempat ditawarkan gaji fantastis buat melatih sebuah klub Arab Saudi. Sarri mengatakan bahwa ia ditawari gaji senilai EUR 18 juta atau IDR 337 miliar yang ia tolak dengan tegas.
Eks pelatih Chelsea tersebut menjelaskan, bayaran yang ia dapatkan di Italia selama setahun bisa ia dapatkan dengan mudah di Arab Saudi hanya dalam waktu sebulan. Pernyataan tersebut menambah tegas jika tawaran dari tim-tim Arab Saudi tidak bisa dianggap sepele.
Meskipun begitu, Sarri mengikuti kata hatinya buat menolak tawaran tersebut. Pelatih yang juga pernah menukangi Juventus ini ingin berkecimpung di sepak bola mengikuti gairahnya, dan tidak akan mau untuk mulai mengubahnya mengikuti keinginan finansial semata.
“Saya tidak akan menerima tawaran untuk bekerja di Arab Saudi, walaupun dibayar hingga EUR 18 juta per musim. Saya bisa mendapatkan gaji setahun di Italia hanya dengan bekerja sebulan di sana, namun saya selalu mengikuti kata hati saya, bukan mengikuti uang. Saya selalu berada di sepak bola karena gairah, dan saya tidak mau mengubahnya demi uang,” ujar Sarri kepada Padulla.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
