Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 15.38 WIB

Selamat dari Ancaman Pemecatan! Ruben Amorim Akui Sangat Emosional Usai Manchester United Taklukkan Burnley

Ruben Amorim. (Dok. MUFC)

JawaPos.com - Raut lega tak bisa disembunyikan dari wajah Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu akhirnya bisa bernapas sedikit lebih longgar setelah Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Burnley di Stadion Old Trafford, Sabtu (30/8) malam waktu setempat.

Hasil tersebut menjadi penebusan manis setelah tengah pekan lalu Setan Merah dipermalukan tim kasta bawah, Grimsby Town, di ajang Carabao Cup. Kekalahan mengejutkan itu memicu gelombang kritik tajam sekaligus spekulasi bahwa Amorim bisa kehilangan jabatannya lebih cepat dari dugaan.

Situasi kian panas menjelang duel melawan Burnley. Posisi Amorim disebut-sebut berada di ujung tanduk, apalagi United sedang kesulitan mendulang poin di awal musim. Bahkan, pelatih berusia 40 tahun itu sempat memberi isyarat bisa angkat kaki dari Old Trafford bila kondisi tim tidak kunjung membaik.

Namun, laga kontra Burnley memberi harapan baru. Meski sempat dua kali kehilangan keunggulan, United berhasil memastikan kemenangan berkat eksekusi penalti Bruno Fernandes pada menit ke-97. Tambahan tiga poin itu mengangkat Setan Merah ke posisi sembilan klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi empat angka.

Menurut laporan Sports Mole, Amorim tak kuasa menahan emosi setelah peluit panjang berbunyi. 

“Saya sangat emosional,” ucapnya, ketika diminta tanggapan usai laga. 

Lebih lanjut, pelatih asal Portugal itu mengaku frustrasi karena banyak peluang yang terbuang, tetapi tetap menilai hasil akhir sebagai cerminan keadilan sepak bola. 

“Hari ini sepak bola adil, kami memang lebih baik dari Burnley,” tambahnya.

Eks manajer Sporting itu juga menegaskan bahwa upaya keras para pemain di lapangan menjadi alasan utama dirinya tetap berdiri membela tim. 

“Kadang kami tidak bermain begitu baik, tapi Anda bisa melihat usaha semua pemain untuk meraih kemenangan. Saya selalu berbicara pada mereka untuk terus berkembang. Saya memang emosional, dan dalam beberapa bulan terakhir semua orang bisa melihat kenapa,” kata Amorim, dikutip dari BBC Sport.

Amorim menambahkan, rasa cintanya pada pemain tidak akan hilang selama mereka berjuang penuh di lapangan, apapun hasilnya. 

“Ketika mereka menunjukkan usaha, saya akan selalu mencintai mereka. Bahkan saat Amad Diallo gagal mencetak gol, saya tetap menyayanginya jika ia sudah berusaha. Seharusnya kami unggul lebih besar di babak pertama, tapi kami mencoba banyak cara untuk mencetak gol,” ungkapnya lagi.

Selain Fernandes yang menjadi pahlawan lewat gol telatnya, perhatian juga tertuju pada Bryan Mbeumo. Penyerang anyar United itu kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah sebelumnya juga menjebol gawang Grimsby. Penampilannya yang konsisten membuatnya cepat mendapat tempat di hati para suporter.

Mbeumo pun tak ragu menyebut kemenangan atas Burnley lahir dari kerja keras kolektif.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore