
Ange Postecoglou. (Dok. Tottenham Hotspur)
JawaPos.com - Tottenham Hotspur mencatatkan sejarah baru di Premier League setelah mengalahkan Manchester United 1-0 pada Minggu (16/2). Gol tunggal James Maddison di babak pertama memastikan kemenangan bagi tim asuhan Ange Postecoglou dan mengakhiri tren buruk mereka di ajang domestik.
Sebelumnya, Tottenham sempat mengalami kekecewaan dengan tersingkir dari EFL Cup dan FA Cup. Namun, kemenangan atas Manchester United menjadi pelipur lara bagi The Lilywhites. Hasil positif ini juga membawa mereka naik ke peringkat ke-12 di klasemen sementara, semakin menjauh dari bayang-bayang degradasi setelah mengawali tahun dengan buruk.
Selain itu, kemenangan ini menandai sejarah baru bagi Spurs. Untuk pertama kalinya dalam era Premier League, mereka berhasil menyapu bersih kemenangan atas Manchester United dalam dua pertemuan liga musim ini. Kali terakhir Tottenham meraih prestasi serupa terjadi pada musim 1989-90, jauh sebelum era modern liga Inggris.
Selain mencetak rekor klub, Ange Postecoglou juga mencatatkan pencapaian individu yang luar biasa. Kemenangan ini menjadikannya sebagai manajer keempat dalam sejarah Premier League yang tidak terkalahkan dalam empat laga pertamanya melawan Manchester United. Ia mengikuti jejak Ruud Gullit, Unai Emery (Aston Villa), dan Nuno Espirito Santo (Nottingham Forest).
Dalam empat pertemuan tersebut, Postecoglou mencatat dua kemenangan dan dua hasil imbang. Statistik juga menunjukkan dominasi Tottenham dalam laga ini, dengan catatan Expected Goals (xG) 2,15 dibandingkan 1,54 milik Manchester United serta penguasaan bola mencapai 56,5%.
Meski sukses mengalahkan Manchester United, Postecoglou mengakui bahwa target Tottenham saat ini bukanlah zona Eropa. Ia menegaskan bahwa timnya masih fokus memperbaiki performa di liga tanpa terlalu memikirkan peluang lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
"Beberapa hari lalu, kalian masih bertanya soal kemungkinan kami terdegradasi. Sekarang tiba-tiba bicara soal zona Eropa? Saya rasa bukan itu yang kami pikirkan saat ini," ujar Postecoglou seperti dikutip dari Football.London.
Ia juga menyoroti ketatnya persaingan di Premier League dan yakin tim lain akan mengalami pasang surut seperti yang dialami Tottenham. "Masih pertengahan Februari. Jalan masih panjang. Kami juga punya kesempatan di Liga Europa dan ingin memberi dampak di sana. Tapi kemenangan ini tentu menjadi langkah maju bagi kami."
Saat ini, Tottenham terpaut 13 poin dari peringkat lima besar yang ditempati Bournemouth dan Chelsea. Mereka akan kembali bertanding melawan Ipswich Town, tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, pada laga berikutnya. Mampukah Postecoglou terus membawa Spurs meraih hasil positif?

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
