
Pertandingan Liga Chamipons Eropa./Sumber foto: Pixabay
JawaPos.com – Liga Champions Eropa musim 2024/2025 akan memakai format kompetisi baru sebagaimana diumumkan oleh UEFA pada laman resminya pada Rabu, 13 Maret 2024 lalu.
UEFA mengklaim format baru yang akan diterapkan pada musim 2024/2025 mendatang akan memberikan perubahan yang baik bagi klub peserta, pemain, dan penggemar.
Setidaknya terdapat dua aspek mencolok yang berubah pada format baru pada kompetisi Liga Champions Eropa pada musim 2024/2025 mendatang diantaranya adalah:
Pada format yang digunakan pada saat ini, peserta Liga Champions Eropa berjumlah 32 tim yang dibagi secara terpisah menjadi delapan group. Sedangkan, pada musim depan peserta akan bertambah empat tim menjadi 36.
Pada format saat ini, satu group berisi empat tim dan melakoni tiga laga dengan dua putaran. Sedangkan, pada musim 2024/2025 satu group akan dihuni oleh delapan tim.
Dalam sistem baru, tim akan bertanding dalam delapan pertandingan dengan format liga. Mereka tidak akan menghadapi tiga lawan dua kali seperti sebelumnya, tetapi sebaliknya akan bermain melawan delapan tim yang berbeda.
Selain itu, pertandingan akan dibagi rata antara kandang dan tandang. Untuk menentukan lawan-lawan tersebut, tim-tim awalnya akan ditempatkan dalam empat pot unggulan.
Setiap tim kemudian akan diundi untuk bermain melawan dua lawan dari setiap pot ini, dengan satu pertandingan di kandang dan satu lagi tandang.
Pada format kompetisi baru ini, delapan tim teratas akan otomatis lolos pada babak 16 besar.
Sedangkan, peringkat Sembilan hingga 24 akan bersaing memperebutkan delapan tempat tersisa dan peringkat 25 hingga akhir akan otomatis tersingkir dan tidak mendapat jatah akses ke Liga Eropa.
Pada babak eliminasi, tim-tim yang berada di posisi 9 hingga 16 akan mendapatkan status unggulan dalam pengundian babak eliminasi, sehingga mereka akan berhadapan dengan tim-tim yang berada di peringkat 17 hingga 24.
Secara prinsip, leg kedua dari pertandingan ini akan diselenggarakan di markas mereka sendiri.
Delapan klub yang berhasil melaju ke babak eliminasi kemudian akan maju ke babak 16 besar, di mana masing-masing akan menghadapi salah satu dari delapan tim yang berada di posisi teratas dan mendapatkan status unggulan di babak 16 besar.
Selanjutnya, pada babak 16 besar hingga final, turnamen akan tetap mengikuti format sistem gugur yang telah ada sebelumnya, dengan babak final diadakan di lokasi netral yang ditentukan oleh UEFA.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
