Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi mengkritik gaya komunikasi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang dikenal frontal dan blak-blakan. Hal ini ia sampaikan melalui youtube pribadinya @HasanNasbi.
Menurutnya, meski gaya bicara tersebut diterima publik, namun bisa menimbulkan persepsi lemahnya pemerintahan.
Hasan mengingatkan pentingnya keharmonisan antaranggota kabinet. Ia menilai perbedaan pandangan antarpejabat tidak seharusnya dipertontonkan di ruang publik.
"Sesama anggota kabinet, sama pemerintah nggak bisa kalau menurut saya baku tikam terus-menerus di depan umum. Karena itu akan melemahkan pemerintah," ujarnya dikutip JawaPos.com, Senin (27/10).
Hasan menambahkan, perdebatan dan kritik sebaiknya dilakukan di ruang tertutup agar tidak dimanfaatkan pihak yang tidak menyukai pemerintah.
"Kalau di ruang terbuka, kita nanti akan mengentertain orang yang tidak suka dengan pemerintah. Lama-lama kalau ini diteruskan, itu bisa membuat pemerintah kelihatan lemah," kata dia.
Hasan menekankan pentingnya soliditas dan konsolidasi kekuasaan di tubuh pemerintahan. Ia khawatir jika gaya komunikasi yang terlalu tajam antarsesama pejabat terus dibiarkan, bisa menimbulkan kesan pemerintah tidak kompak.
"Kalau lama-kelamaan orang akan melihat ini sebagai ketidak solidan pemerintah. Padahal soliditas pemerintah itu penting sekali. Konsolidasi kekuasaan itu penting," ungkap Hasan.
Ia menilai ceplas-ceplos dalam konteks kebijakan masih wajar, namun perlu dibedakan dengan komentar yang berpotensi melemahkan sesama pejabat negara.
Hasan juga mengingatkan bahwa apa yang dilakukan Menkeu Purbaya bisa menjadi tontonan yang mengentertain publik yang membenci pemerintah.
"Kita kalau mau baku tikam di ruang tertutup. Mau saling koreksi, mau saling marah-marah, mau saling debat, mau tunjuk-tunjukkan di ruang tertutup. Tapi kalau di ruang terbuka, kita nanti akan mengentertain orang yang tidak suka dengan pemerintah," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022