Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 00.37 WIB

Di Momen Peringatan Maulid Nabi, Presiden PKS Singgung Meningkatnya Ketidakpercayaan Rakyat, Ajak Pejabat Teladani Rasul

Momen Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh PKS pada Minggu (14/9). Dalam kesempatan itu, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf mengajak para pejabat publik meneladani Rasul. (PKS) - Image

Momen Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh PKS pada Minggu (14/9). Dalam kesempatan itu, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf mengajak para pejabat publik meneladani Rasul. (PKS)

JawaPos.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diperingati oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Minggu (14/9). Dalam kesempatan itu, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menyinggung kondisi bangsa. Termasuk meningkatnya ketidakpercayaan rakyat kepada pejabat. 

Melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media pada Senin (15/9), Almuzzammil menekankan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan moral, etika, dan kepemimpinan, khususnya bagi pejabat publik. Menurut dia, tidak seharusnya pejabat publik bergaya hidup mewah.

”Di tengah meningkatnya ketidakpercayaan rakyat akibat gaya hidup mewah, praktik korupsi, penyalahgunaan fasilitas negara, serta perilaku arogan dari sebagian pejabat, keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi cermin moral dan etis yang sangat penting untuk diteladani,” kata dia. 

Almuzzammil menyatakan bahwa, hal itu penting bagi pejabat yang kini mendapat amanah di legislatif maupun eksekutif. Utamanya untuk seluruh pejabat publik yang berasal dari PKS. Dia ingin mereka meneladani Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan amanah. 

Tidak hanya itu, Almuzzamil juga menyoroti keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam membangun sistem ekonomi yang adil. Dia menjelaskan bahwa Rasulullah mendirikan Baitul Mal untuk memastikan distribusi kekayaan yang merata, melarang praktik riba, penimbunan, kecurangan timbangan, serta monopoli pasar. 

Prinsip tersebut dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan bangsa hari ini. Termasuk diantaranya persoalan korupsi sistemik dan ketimpangan ekonomi yang disebabkan oleh serakahnomics atau ekonomi yang dikendalikan kerakusan segelintir elite.

”Semoga melalui peringatan Maulid ini, kita mendapatkan energi dan semangat untuk terus berkontribusi, meneladani Rasulullah SAW untuk memajukan Indonesia,” kata dia. 

Selain Almuzzammil, dalam acara tersebut hadir sejumlah tokoh seperti Ketua Majelis Syura PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Dewan Syariah Pusat PKS KH Muslih Abdul Karim, Pimpinan Majelis Rasulullah SAW Habib Nabiel Al Musawa, dan KH Abdul Hakim Mahfudz, cicit Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

KH Abdul Hakim pun mengingatkan keteladanan kakek buyutnya, KH Hasyim Asy’ari, Hadratus Syaikh pendiri Nahdlatul Ulama, yang konsisten memperjuangkan kemerdekaan, mengajarkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah kebangsaan, serta menanamkan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

”KH Hasyim Asy’ari selalu mendorong persatuan. Mudah-mudahan PKS bersama elemen umat yang lain bisa membangun ukhuwah, menghidupkan kebersamaan, dan menegakkan Islam rahmatan lil ‘alamin yang tersambung kepada Rasulullah SAW,” pesannya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore