
Pemain timnas Kolombia Jhon Arias. (Dok. Jhon Arias)
JawaPos.com - Jhon Arias mengungkapkan penyebab kekalahan tim nasional Kolombia dari Swiss di 16 besar Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 0-0 (penalti 3-4) tersebut dimainkan di BC Place, Rabu (8/7).
Pertandingan melawan Swiss sudah dipersiapkan timnas Kolombia dengan sangat baik. Namun, Jhon Arias mengungkapkan bahwa timnya terlalu fokus pada pemain-pemain yang punya nama besar.
"Kami sangat fokus pada hari ini, karena tahu bahwa Swiss akan menjadi lawan yang sangat tangguh. Terkadang kami memiliki kebiasaan buruk menilai lawan berdasarkan nama mereka dan bukan berdasarkan siapa mereka atau bagaimana mereka bermain. Jadi, ini jelas merupakan 'pertandingan jebakan ,' bisa dibilang begitu, pertandingan yang di atas kertas tampak mudah, tetapi jauh di lubuk hati kami tahu itu tidak sesederhana itu," kata Jhon Arias yang dikutip dari ESPN, Rabu (8/7).
Gelandang 28 tahun tersebut membantah bahwa timnas Kolombia sudah memikirkan laga perempat final melawan Argentina. Arias menegaskan bahwa mereka sangat fokus untuk menghadapi Swiss.
"Dengan segala hormat, kami tidak terlalu peduli dengan Argentina, dengan apa yang akan terjadi hari ini. Sayangnya, itu tidak terjadi; tidak ada gunanya memikirkan Argentina hari ini. Mereka telah melakukan tugas mereka, kami belum melakukan tugas kami," jelas Arias.
"Saya rasa pertandingan melawan Argentina tidak mengubah fokus, jujur saja, karena mereka menempuh jalan mereka sendiri, sementara kami juga menempuh jalan kami sendiri. Jadi, seperti yang saya katakan, pertanyaannya tetap: apa yang kurang dari kami?," imbuh pemain Palmeiras tersebut.
Baca Juga:Preview Swiss vs Argentina di Piala Dunia 2026: Manuel Akanji Tak Gentar Hadapi Lionel Messi cs
Di sisi lain, Arias berkomentar tentang perjalanan jauh yang harus ditempuh timnas Kolombia menjelang melawan Swiss. Mereka sudah menjalani pertandingan di Meksiko dan Amerika Serikat, sementara Swiss selalu bermain di Kanada dalam tiga pertandingan terakhir.
"Itu pertanyaan yang sulit dijawab karena sayangnya memang seperti itulah keadaan di industri ini; kita tidak semua berkompetisi dalam kondisi yang sama, kita tidak semua berkompetisi dengan syarat yang sama Tapi ini bukan hal baru, ini tidak akan berakhir di sini, ini akan berlanjut, dan hanya akan semakin buruk, dan begitulah cara kerja sepak bola," ujar Arias.
Menurutnya, para peserta Piala Dunia 2026 tidak sedang menjelajahi dunia. Arias merasa, berpindah-pindah ke negara berbeda sangat mempengaruhi fisik pemain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
