
BERI PENJELASAN: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah).
JawaPos.com - Berkenaan dengan pengurangan Kuota Tenaga Musiman (TEMUS) haji bagi Mahasiswa Timur Tengah untuk tahun ini, para mahasiswa melakukan diskusi langsung dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kediamannya pada Sabtu (29/4).
Menurut Lukman, tahun ini mustahil bila ingin merubah tatanan rencana penyelenggaraan ibadah haji. Karena semuanya telah ditetapkan oleh pemerintah bersama dengan DPR. ’’Ini kan masalahnya di kuota, dengan jumlah ibadah haji yang mengalami lonjakan, kami hanya dijatah 3.500 petugas oleh pemerintah Arab Saudi, padahal kami mintanya 4.000,’’ paparnya.
Dengan keterbatasan jumlah kuota petugas, pihak penyelenggara ibadah haji harus menyiasati bagaimana pengaturan petugas haji bisa cukup proporsional di segala aspek. Termasuk dalam tim medis sendiri yang belum proporsional.
Meski begitu, Lukman berjanji dirinya bakal memperjuangkan jumlah penambahan kuota petugas haji tahun depan. Wakil Presiden PPMI Mesir Ikhwan Hakiem mengatakan, bila ada kemungkinan tahun depan untuk berpartisipasi maka dia berharap perwakilan PPI Timur Tengah dan Afrika bisa ikut dalam rapat Dengar Pendapat Umum (DPU). Lukman pun mendukung hal itu. ’’Masyarakat juga bisa ikut kalau DPU, pokoknya nanti tahun depan kami usahakan lagi penambahan kuota petugas haji itu,’’ imbuh Lukman.
Sebelumnya diberitakan, mahasiswa Indonesia di Timur Tengah mempertanyakan kuota Temus untuk mahasiswa Indonesia di Timur Tengah empat tahun terakhir yang terus menurun. Padahal, dengan adanya Temus, mahasiswa Indonesia di Timur-Tengah sangat terbantu dalam melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi seperti S2 dan S3, melihat akses beasiswa dari pemerintah Indonesia untuk mahasiswa Timur-Tengah sangat minim bahkan bisa dibilang nihil.
Mahasiswa yang sedang studi di Negara-negara wilayah Timur Tengah dan Afrika seperti Arab Saudi, Mesir, Sudan, Yaman, Yordania, Lebanon, dan Maroko tiap tahunnya selalu mengirimkan tenaga musiman untuk membantu jamaah haji Indonesia. (ina/tia)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
