Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 23.26 WIB

Gathering APPSI dan Toyota Hilux Rangga di Madura Soroti Kualitas Transportasi untuk Kelancaran Distribusi

Agenda Sapa Komunitas Indonesia Toyota Hilux Rangga bersama APPSI berlanjut di Pulau Madura, Minggu (27/7). (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos) - Image

Agenda Sapa Komunitas Indonesia Toyota Hilux Rangga bersama APPSI berlanjut di Pulau Madura, Minggu (27/7). (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

JawaPos.com - Setelah dilangsungkan hari pertama pada Sabtu (26/7) lalu di Studio Jawa Pos Surabaya, agenda Sapa Komunitas Indonesia Toyota Hilux Rangga berlanjut di Pulau Madura. Kali ini, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) area Madura diundang dalam gathering di Cafe Pantai Rindu Bangkalan Minggu (27/7) lalu.

Suasana guyub langsung terasa begitu para undangan berkumpul. Di kafe terapung sebelah Jembatan Suramadu tersebut, belasan perwakilan APPSI Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan Sampang saling bertukar kabar dan isu terkini perihal perdagangan. Momen itu sekaligus jadi ajang diskusi lintas bidang, yakni dari akademisi dan media.

Sekretaris DPW APPSI Jatim Adi Sucipto hadir mewakili Ketua DPW APPSI Jatim Achmad Zaini. Ia mengatakan, acara gathering tersebut menjadi langkah tepat yang dilakukan Toyota. Sinergi dengan para pedagang akan memberikan insight baru bagi semua pihak. Diskusi-diskusi dari acara itu, bakal menjadi pemecah permasalahan dan ruang inovasi para undangan.

Di samping itu, adanya Jembatan Suramadu menjadikan Pulau Madura makin berkembang di seluruh sektor, termasuk perdagangan. Meski begitu, beragam tantangan kerap ditemui para pedagang termasuk era digitalisasi kini. Untuk makin memaksimalkan perdagangan, perlu adanya dorongan dari pihak lain. Termasuk produsen alat transportasi.

“Disini, kita bisa melihat bahwa seluruh pihak yang terlibat punya misi yang sama. Yakni, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim terutama para pedagang pasar. Jika dilakukan bersama-sama, upaya untuk mendorong kemajuan pedagang tidak akan terasa begitu sulit. Mari satukan langkah demi mewujudkan misi besar itu,” ujar Adi.

Potensi yang dimiliki Pulau Madura dibenarkan oleh Dosen Departemen Bisnis Fakultas Vokasi Unair Yanuar Nugroho SE MSc Ak CA. Ia menceritakan, tamu-tamu praktisi atau akademisi dari luar negeri yang ia dampingi, kerap berkeinginan untuk mengunjungi pasar di Madura. Mereka memotret keunikan pasar disana.

Di parkiran Cafe Pantai Rindu, Jimhur mencoba Toyota Hilux Rangga. Pedagang bisa menjadikan Toyota Hilux Rangga untuk kendaraan utamanya. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

“Tapi, kini pasar tradisional harus bersaing dengan online atau marketplace. Apakah itu hal yang sulit? Mungkin. Tapi, apakah bisa bersaing kedepan? Tentu saja bisa,” tuturnya optimis.

Yanuar mengatakan, pasar harus menonjolkan keunikan dan karakteristik masyarakatnya. Itu jadi salah satu langkah inovasi. Dengan begitu, berbelanja di pasar bakal berbeda dengan tempat lain. Karena memberikan pengalaman real, unik, dan adanya human interest yang berbeda dari tempat lain.

“Masalah penjualan ini tidak hanya dialami skala micro atau pedagang kecil, namun juga pengusaha skala besar. Jadi, harus tetap melangkah kedepan, berinovasi,” pungkasnya.

Daya Angkut Besar, Kendaraan Utama Pedagang Pasar
Beberapa faktor menjadi penentu kelancaran jalannya perdagangan di pasar. Mulai dari infrastruktur, manajemen, logistik, hingga transportasi. Ketua APPSI DPD Bangkalan Jimhur Saros mengatakan, transportasi jadi faktor krusial. Terlebih di Pulau Madura dengan kontur jalanan yang berliku, naik-turun, dan bergelombang.

Di parkiran Cafe Pantai Rindu, Jimhur sempat mencoba Toyota Hilux Rangga. Ia mengaku langsung kepincut sejak kali pertama mengendarai. “Ternyata setelah mencoba, cukup enak, AC dingin, dan fiturnya lengkap. Kalau menurut saya, ini bukan sekadar mobil untuk angkut barang, tapi mobil penumpang yang nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, pedagang pasar bisa menjadikan Toyota Hilux Rangga untuk kendaraan utamanya. “Ini membuat nyaman pedagang karena sekali muat bisa mengangkut dengan volume besar. Mobilnya juga tangguh. Cocok untuk tekstur jalan di Madura, terlebih harganya juga terjangkau”, papar Jimhur.

Toyota Hilux Rangga memang dirancang untuk kebutuhan bisnis. Baik untuk logistik, konstruksi, manufaktur, foodtruck, maupun mobil servis. Varian pikap dari Toyota itu juga memiliki radius putar pendek 4,9 meter yang membuatnya lincah. Bukaannya 3 arah, dengan desain kokoh dan awet. Toyota Hilux Rangga hadir sebagai solusi untuk kebutuhan bisnis dengan menawarkan kombinasi antara performa tangguh, daya angkut yang luas, dan kenyamanan dalam berkendara. (ree)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore