
Tampilan MG VS HEV, Mobil full hybrid paling murah di Indonesia. (MG)
JawaPos.com – Insentif mobil hybrid (HEV) sebesar tiga persen dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) membawa angin segar untuk produsen otomotif. Hal ini juga dirasakan oleh MG Motors Indonesia.
Oleh karenanya, MG Motors berjanji akan memproduksi lokal HEV di Tanah Air. Hal ini mengikuti syarat mendapatkan insentif 3 persen, di mana kendaraan harus diproduksi di Indonesia.
“Kami berjanji akan memproduksi secara lokal untuk HEV di Indonesia dengan menggunakan pabrik kami,” kata Chief Executive Officer MG Motor Indonesia, He Guowei setelah acara “Iftar MG Motor Indonesia with Media” di Senayan Park, Jakarta Selatan, Selasa (4/3).
Meski begitu, MG Motors Indonesia masih akan mempelajari lebih jauh mengenai insentif 3 persen ini. Bahkan, mereka tak segan untuk menurunkan harga produk mengikuti pemberian insentif ini.
“Saya perlu memeriksa, karena kita tahu 3 persen itu uang yang besar untuk kita. Jika kami bisa memiliki 3 persen, kami bisa menurunkan harganya dan itu akan memberikan manfaat bagi pelanggan lokal,” ungkap dia.
Untuk model hybrid yang telah dipasarkan di Indonesia saat ini, seperti MG VS Hybrid, dia mengaku penjualannya masih sangat bagus. Karena itu, mereka masih mempertimbangkan alasan untuk menurunkan harga.
“Kita harus mencari alasan yang benar. Misalnya warna, interior, konsumsi bahan bakar, setelah kita menemukan alasan, kita harus memperbaikinya dan kita berharap jualan bisa ditingkatkan,” tukas He Guowei.
Sebagai informasi, pemerintah memberikan insentif sebesar tiga persen dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk mobil hybrid.
Syarat yang disepakati untuk mendapat insentif ini adalah kendaraan yang diproduksi di Indonesia, pada kategori Full Hybrid dan Mild Hybrid berdasarkan program Low Carbon Emission Vehicle atau LCEV.
Selain itu, tak ada persyaratan yang mengharuskan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai angka minimum tertentu untuk mendapatkan insentif ini.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
