
Ilustrasi kampas rem mobil habis. (Seva)
JawaPos.com – Fungsi rem pada kendaraan termasuk suatu komponen penting harus diperhatikan performanya, termasuk pada mobil. Kampas rem yang cepat habis bisa menjadi salah satu penyebab sistem pengereman pada mobil anda tidak optimal.
Anda perlu tahu bahwa kampas rem termasuk komponen yang memiliki masa pakai tertentu. Sehingga seiring dengan pemakaiannya, kinerja kampas rem bisa mengalami penurunan fungsi.
Umumnya, kampas rem mulai aus setelah mobil anda mencapai 20.000–30.000 km. Akan tetapi, ada beberapa kebiasaan buruk pengemudi yang bisa memicu proses kampas rem cepat habis.
Agresif di sini artinya pengemudi yang suka menyalip kendaraan serta mengemudi dengan kecepatan tinggi.
Saat anda menyetir dengan kecepatan yang tinggi, maka bisa mempercepat masa pakai kampas rem mobil anda karena sistem dipaksa bekerja lebih keras. Hal ini membuat frekuensi penggunaan dan bebas rem menjadi lebih tinggi dibandingkan saat mengemudi secara normal.
Sebaliknya, gaya mengemudi yang halus dan melakukan pengereman secara perlahan justru bisa mengurangi kerja rem sehingga kampas rem menjadi lebih awet.
Kebiasaan selanjutnya yang bisa membuat kampas rem cepat habis adalah tak memanfaatkan engine brake dengan baik saat mengurangi kecepatan berkendara.
Jika anda tidak menggunakan engine brake, maka kampas rem akan bekerja sendiri untuk mengurangi laju kecepatan mobil. Saat hal ini dilakukan terus-menerus, maka kampas rem akan cepat habis.
Salah satu pertanda bahwa anda kurang memanfaatkan engine brake adalah adanya getaran saat menginjak pedal rem. Getaran ini disebabkan oleh piringan cakram yang tidak normal.
Kebiasaan lain pengemudi yang bisa bikin kampas rem cepat habis adalah tidak memilih kampas rem yang sesuai dengan sparepart asli. Terkadang hal ini dilakukan karena mencari spare part dengan harga yang lebih miring.
Akan tetapi hal ini justru akan membuat kualitas kampas rem pada mobil anda kurang maksimal. Jika terjadi kerusakan, justru anda harus mengeluarkan biaya berlipat untuk menggantinya.
Untuk itu, pastikan anda memilih kampas rem yang sesuai dengan sparepart original mobil anda. Dengan memperhatikan kualitas kampas rem yang anda gunakan, maka anda bisa mengetahui sendiri bagaimana kualitasnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
