JawaPos.com - Bos Ford, Bill Ford, tampak yakin bahwa presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump akan membantu industri otomotif di Amerika Serikat. Bahkan, ia juga tak khawatir terkait hubungan dekat Trump dengan bos Tesla, Elon Musk.
Seperti dilansir dari Carscoops, Selasa (14/1), Bill Ford mengatakan bahwa Trump meneleponnya pada minggu pertama bulan Januari dan mengalami pembicaraan yang sangat lama.
Padahal, selama masa jabatan pertama Trump sebagai presiden, Ford berulang kali diserang karena rencana produksi di Meksiko dan persetujuan dengan regulator California untuk secara sukarela memenuhi standar penghematan bahan bakar dan emisi gas buang. Hal ini memancing kemarahan Trump.
Namun saat ini berbeda, Ford mengungkap, kali ini Trump memahami pentingnya industri otomotif, meskipun tetap membutuhkan sedikit pembekalan agar bisa memahami sepenuhnya. Bahkan, Trump sangat ingin berhubungan dengan para pekerja otomotif dan ingin melihat industri Amerika Serikat berkembang pesat.
"Trump ingin membantu industri otomotif Amerika, dan bukan hanya industri itu sendiri, tetapi juga benar-benar membantu para pekerja di industri itu. Dia sangat peduli dengan orang-orang di pabrik,” ungkap Bill Ford.
Donald Trump diperkirakan akan menghapuskan keringanan pajak kendaraan listrik federal senilai 7.500 USD saat ia menjabat. Ford mengatakan bahwa ia berbicara tentang keringanan tersebut dengan Trump, dan mengatakan bahwa ia merasa sangat yakin kedepannya bahwa Ford akan lebih didengar.
Terkait isu Elon Musk yang tampaknya menjadi tangan kanan Donald Trump, Ford mengatakan bahwa dirinya dan Musk sependapat dalam banyak isu.
Hal ini senada dengan bos Hyundai, Jose Munoz yang mengungkapkan bahwa memiliki seseorang seperti Elon Musk, yang dekat dengan industri Amerika Serikat dan dunia kendaraan listrik, seharusnya menjadi hal yang positif bagi industri.
Sementara itu, Ford memperoleh keuntungan sekitar 600 juta USD di Tiongkok pada penjualan tahun lalu. Hal ini terjadi di saat banyak produsen mobil Barat mulai kesulitan di Tiongkok karena konsumen mulai menyukai kendaraan yang dibuat oleh merek lokal.
“Saya senang mengatakan bahwa Ford menghasilkan uang di Tiongkok, dan saya sangat bangga akan hal itu, karena tidak banyak [produsen mobil] yang dapat mengatakan hal itu,” kata eksekutif Ford, Jim Farley di Detroit Auto Show minggu lalu.
-