
Photo
JawaPos.com - Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) terus berusaha memperbaiki kualitas internet di Indonesia. Jika sebelumnya mereka menggandeng Gubernur Bengkulu, kini dibuat kerja sama dengan Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI) untuk penguatan infrastruktur DNS.id.
Kerja sama ini terjalin melalui penandatanganan perjanjian atau Memorandum of Understanding (Mou). Penandatanganan kerja sama dilakukan Ketua APJII Muhammad Arif dan Ketua PANDI Yudho Giri Sucahyo.
“MoU ini sebagai langkah awal kerjasama yang efektif dan efisien serta berkesinambungan dalam memberikan layanan DNS bagi Indonesia,” kata Arif kepada wartawan, Jumat (18/2).
APJII saat ini mengoperasikan Indonesia Internet Exchange (IIX) di berbagai wilayah Nusantara dengan trafik mencapai 1,7 tera byte per second (Tbps). Hal ini akan dimanfaatkan PANDI untuk kolokasi server-server DNS yang akan dikelola bersama APJII.
Pengoperasian DNS yang terdistribusi di setiap lokasi IIX wilayah diharapkan memberikan pengalaman berinternet yang lebih baik bagi end-user.
APJII dan PANDI akan mengoperasikan fungsi DNS Authoritative dan DNS Resolver yang akan tersikronisasi dengan DNS TrustPositif. Kemenkominfo akan mengoperasikan DNS TrustPositif, sehingga dapat melindungi masyarakat pengguna internet dari konten-konten negatif.
Kemudian, APJII dan PANDI akan melakukan kerja sama pelatihan yang berhubungan dengan bidang masing-masing dan menyusun konsep Keamanan Internet bersama. Hal ini karena Infrastuktur IIX dan Infrastruktur DNS tidak dapat dipisahkan. Dua elemen tersebut menjadi komponen utama berfungsinya layanan Internet.
“Sinergitas dan kolaborasi terus terjalin dan membuahkan banyak hasil positif bagi kemajuan internet di Indonesia,” pungkas Arif.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
