
Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali meminta aparat kepolisian tidak main-main dalam menangani kasus baku tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Menurut Ali, kasus ini menjadi pertaruhan nama baik Polri.
"Tentunya institusi kepolisian tahu betul pertaruhan yang sedang mereka lakukan, yang sedang mereka kerjakan hari ini. Kalau mereka main-main, nama baik kepolisian sendiri yang jadi taruhannya. Saya pikir Kapolri dan jajarannya tidak akan main-main dalam kasus ini," kata Ali kepada wartawan, Selasa (26/7).
Karana itu, Ali meminta publik menahan diri untuk tidak berkomentar dengan nada spekulatif yang bisa menggangu proses penanganan kasus ini. Menurut dia, publik perlu memberikan kepercayaan Tim Khusus Polri untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Jangan kemudian terlalu banyak membuat komentar dan membentuk opini dan malah menganggu proses penyidikan sendiri," ucap Anggota Komisi III DPR ini.
"Jadi kita biarkan, kita percayakan mereka, Pak Kapolri dan jajarannya untuk melakukan penyidikan pada kasus ini. Kita menunggu saja rilis-rilis resmi yang disampaikan kepolisian supaya kemudian tidak membuat kegaduhan," sambungnya.
Terkait autopsi ulang Brigadir Yosua, lanjut Ali, ini merupakan kewenangan dan tugas kepolisian. Dia tidak mempermasalahkan jika pihak kepolisian menggandeng pihak eksternal dan TNI dalam proses otopsi ulang tersebut.
"Otopsi ulang itu kan perintah Kapolri untuk kebutuhan penyidikan. Jadi semua tahapan itu kita ikuti saja tentang apakah perlu melibatkan institusi lain di luar kepolisian, silahkan saja kebijakan internal penyidikan," tegas Ali.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
