
Ilustrasi: Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom membeberkan soal penyerangan terhadap pekerja PT Istaka Karya di Papua. (Kokoh Praba/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Serangan yang dilakukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali meningkat. Kelompok yang disebut Polri sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu akan meningkatkan intensitas serangan selama dua tahun ke depan. Target mereka adalah revolusi untuk memerdekakan Papua Barat.
Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menuturkan, dua tahun ke depan itu ditargetkan merupakan pemberlakukan revolusi total. ”Karena pemerintah Indonesia belum penuhi tuntutan bangsa Papua, hak politik penentuan nasib sendiri,” katanya kepada Jawa Pos.
Baca juga: Tak Bisa Dianggap Remeh, KKB Kali Kopi Punya Lebih Dari 10 Pucuk Senpi
TPNPB-OPM juga memberikan ultimatum terhadap maskapai penerbangan di Papua. Menurut dia, maskapai yang membawa anggota TNI dan Polri di Papua akan diserang. ”Jadi, jangan pernah mau bawa TNI atau Polri,” tegasnya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal menegaskan bahwa aparat keamanan siap meladeni aksi KKB. Saat ini pengejaran terhadap KKB terus dilakukan. Pasukan dikerahkan untuk mencari para pelaku serangan yang telah melukai warga sipil, anggota TNI, dan Polri. Pihaknya juga mengejar pelaku penyerangan ke pesawat beberapa waktu lalu. ”Kami pasti terus mengejar,” tegasnya. Tim pemburu terdiri atas personel TNI dan Polri. Dia mengatakan, keamanan akan terus ditingkatkan. ”Untuk mencegah kembali terjadi serangan,” ujarnya.
Baca juga: 10 Anggota KKB Pimpinan Puron Wenda Nyatakan Kembali ke NKRI
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=H_IQnRYbOwY

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
