
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers penindakan bus yang melanggar ketentuan PPKM Darurat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (17/7/2021). Polda Metro Jaya menindak bus-bus 36 antarkota antar provinsi yang me
JawaPos.com - Polda Metro Jaya masih terus mendalami peran A, 20, muncikari yang menyediakan anak-anak di bawah umur untuk dijual ke RAM, bule pedofil buronan Federal Bureau of Investigation (FBI). Dari penyidikan sementara, A mengaku sudah meraup untung puluhan juta rupiah.
Secara keseluruhan, A mengaku sudah membawa 10 anak untuk RAM sepanjang 2020. Kendati demikian, polisi masih terus menggali keterangan muncikari tersebut, mengingat masih ada kejanggalan dengan kesaksian warga.
"Ini pun masih kita dalami lagi apakah memang 10 (anak), karena berdasarkan pengakuan setiap minggu dihadirkan sekitar 2 sampai 3 anak di bawah umur," jelasnya.
A pun mengakui menerima sejumlah uang dari RAM sebagai imbalan membawa anak-anak di bawah umur. Jumlah yang diterima pun terbilang besar.
"Selama Februari 2020 ini dia sudah menerima sekitar kurang lebih Rp 20 juta. Uang itu adalah jasa yang diperoleh setelah ia mengantar para perempuan di bawah umur itu untuk RAM," tambah Yusri.
Polisi pun masih mendalami asal-usul anak-anak yang dijual A kepada RAM. Anak-anak tersebut diduga diiming-imingi sejumlah uang agar mau dicabuli oleh tersangka.
"Setiap melakukan bersama-sama dengan RAM, mereka dihargai (dibayar) Rp 2 juta per anak. Bahkan mereka (korban) juga disuruh melakukan shooting dengan HP milik RAM," pungkas Yusri.
Sebelumnya, Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil menangkap buronan Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat berinisial RAM. Dia ditangkap di tempat tinggalnya di Jalan Brawijaya, Kebayoran baru Jakarta Selatan pada Minggu (14/6).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kasus ini terungkap berdasarkan informasi masyarakat yang kerap melihat banyak anak-anak keluar masuk rumah pelaku. Pada Minggu (14/6) aparat kemudian melihat ada 3 orang anak di bawah umur keluar dari rumah RAM.
"Berdasarkan pengakuan bahwa mereka disetubuhi oleh Pelaku. 2 orang diantaranya adalah anak yang masih berusia 15 tahun dan 17 tahun," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/6).
Petugas kemudian langsung menggeledah rumah tersebut, dan mengamankan RAM, beserta 3 orang perempuan. Dua di antaranya masih di bawah umur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
