
Pimpinan BGN rapat koordinasi bersama pimpinan DPR RI dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, pada Senin (29/6). (@trenggono.official)
JawaPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan penyaluran manfaat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Upaya tersebut dilaporkan langsung jajaran pimpinan BGN dalam rapat koordinasi bersama pimpinan DPR RI dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, pada Senin (29/6).
Wakil Kepala BGN, Trenggono, mengatakan rapat tersebut menjadi forum untuk menyampaikan berbagai langkah pembenahan yang tengah dilakukan BGN, termasuk rencana perbaikan tata kelola program MBG ke depan.
Menurut dia, penataan ulang program MBG bukan pekerjaan mudah mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan. Namun, dengan dukungan DPR, BGN berkomitmen memastikan penggunaan anggaran negara dalam program tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Kami akan memastikan setiap rupiah APBN yang digunakan untuk program MBG benar-benar sampai kepada penerima manfaat maupun masyarakat sekitar SPPG untuk menggerakkan perekonomian di daerah," ujar Trenggono melalui akun Instagram pribadinya, diunggah Selasa (30/6).
Ia juga menegaskan bahwa langkah efisiensi atau penghematan anggaran yang dilakukan BGN tidak akan mengurangi kualitas maupun cakupan program MBG. Menurutnya, program tersebut tetap menjadi instrumen penting untuk memperbaiki status gizi anak-anak Indonesia.
Selain pembenahan tata kelola, BGN saat ini juga menggandeng Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) untuk melakukan legal audit terhadap berbagai regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan program.
Tak hanya itu, audit juga dilakukan terhadap data sekitar 63 juta penerima manfaat serta 27.820 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proses tersebut dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Trenggono menjelaskan, pembenahan internal BGN juga mencakup penguatan sumber daya manusia, tata laksana organisasi, hingga penyusunan langkah-langkah pemenuhan gizi bagi masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022