
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). (M Hafied/Radar Jogja)
JawaPos.com - Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel mempertanyakan terkait kematian sejumlah peserta latsarmil calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Dari empat jenis kematian, meninggalnya calon manajer KMDP itu termasuk jenis apa? Menurut dia, kematian akibat perbuatan diri sendiri (suicide) boleh dikesampingkan.
”Tersisa tiga. Kematian alami, kematian akibat kecelakaan, atau ini yang bisa berimplikasi sangat serius, kematian akibat perbuatan orang lain (homicide),” tandas Reza.
Dia menegaskan, karena kematian beruntun dialami orang-orang dari populasi yang sama, kecil kemungkinan peristiwa tersebut digolongkan sebagai kematian alami.
Menurut Reza, kecelakaan bermakna bahwa seseorang tengah melakukan sesuatu kegiatan tertentu namun tiba-tiba terjadi situasi yang tidak terantisipasi yang membawa orang tersebut ke situasi maut.
”Jelas, dibutuhkan investigasi. Dan simpulan tidak boleh pukul rata. Masing-masing calon manajer harus diinvestigasi dan disimpulkan jenis kematiannya,” papar Reza.
Dia menyatakan, karena para calon manajer dikabarkan meninggal saat mereka tengah menjalani latihan, harus diinvestigasi yang mencakup di antaranya tanggung jawab. Pelatih semestinya memiliki tanggung jawab legal dan profesional atas keselamatan peserta serta mencegah terjadinya kondisi fatal.
”Selanjutnya pengabaian terhadap kondisi kritis. Apakah peserta memperlihatkan atau menginformasikan gangguan kesehatan yang ia alami. Dan bagaimana respons pelatih terhadap hal tersebut,” terang Reza.
Reza Menyatakan, harus juga diinvestigasi program pelatihan yang mungkin berbahaya untuk peserta. Apakah pelatihan tergolong berintensitas tinggi, apakah diberikan secara pukul rata? Sehingga menihilkan aspek keamanan yang selanjutnya memunculkan kondisi fatal pada peserta.
”Perlu juga investigasi kompetensi. Apakah pelatih memiliki kecakapan untuk menangani situasi dan kondisi khusus?” tandas Reza.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
