H dan korban YTR.(Kalteng Pos/Facebook)
JawaPos.com - Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap Taufik Hidayat di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Bandung pada Selasa malam (23/6). Pelariannya berakhir setelah kabur ke beberapa titik. Termasuk melarikan diri ke Tangerang. Tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan itu ditangkap usai menenggak minuman keras (miras).
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa usai ditangkap, Taufik Hidayat sempat dibawa ke Polsek Majalaya. Dia kemudian diangkut ke Markas Polda Jabar dan dibawa ke Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak-Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
”Tahapan yang harus dilakukan sesuai ketentuan, kami melakukan pemeriksaan kesehatan untuk benar-benar memastikan kondisi kesehatan tersangka, termasuk pemeriksaan seluruh badannya. Ini dilakukan karena kami harus mendapatkan informasi atau kondisi yang sebenarnya terhadap tersangka tadi,” kata Rudi kepada awak media.
Setelah itu, Polda Jabar melakukan tes narkoba. Rudi memastikan bahwa Taufik Hidayat negatif narkoba. Namun, dia mengaku baru saja minum miras merk intisari. Sehingga polisi menyimpulkan bahwa yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan siap untuk menjalani pemeriksaan awal, dilanjutkan dengan penahanan di dalam sel khusus.
”Sudah ditanyakan beberapa pertanyaan terutama mengenai identitas. Benar bahwa yang bersangkutan bernama TH (Taufik Hidayat) alias I, alamat tinggal, dan data-data lain itu sesuai dengan data kependudukan yang ada. Sehingga penyidik berkeyakinan bahwa yang berada atau yang di bawah penguasaan kami dan kami akan lakukan penahanan tersebut adalah tersangka,” terang Rudi.
Sebelum ditangkap di Ciparay, Taufik Hidayat sempat berpindah tempat ke beberapa titik. Termasuk melakukan pelarian ke wilayah Tangerang, Banten. Namun, dia merasa tidak aman dan selalu diikuti perasaan curiga terhadap setiap orang. Akhirnya, dia kembali ke Bandung dan berdiam diri di Ciparay. Di lokasi itu dia merasa aman.
”Yang bersangkutan sempat berpindah ke Tangerang. Merasa bahwa Tangerang itu tempat yang aman, tapi di sana juga bingung, dan merasa tidak aman, dan kembali lagi ke Jawa Barat. Kami sempat menanyakan juga bahwa yang bersangkutan juga merasa takut, curiga sama semua orang, dan tidak tahu mau ke mana,” jelas orang nomor satu di Polda Jabar tersebut.
Baca Juga:Sempat Buron, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Berhasil Diringkus Polisi
Sejauh ini, polisi belum menemukan indikasi keterlibatan pihak lain dalam pelarian tersangka. Namun, rumah di Perumahan Griya Pesona yang menjadi tempat persembunyiannya milik kerapat tersangka. Rudi menyebut, sejak kemarin pagi, pihaknya sudah mengetahui keberadaan yang bersangkutan. Namun penangkapan baru dilakukan malam hari karena petugas perlu melakukan pemantauan.
”Sebagai informasi, tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi, itu menjadi petunjuk buat kami. Oleh sebab itu, para tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari seputar wilayah perumahan tersebut, dan akhirnya sore-sorenya hingga malam dapat bertemu dan kami tangkap,” ucap Rudi.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
