
Cathlyn Yvaine Lesmana, siswi asal Makassar, melaju sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional terus menuai sorotan. (instagram Cathlyn)
JawaPos.com - Kasus gagalnya Cathlyn Yvaine Lesmana, siswi asal Makassar, melaju sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional terus menuai sorotan. Meski meraih nilai tiga besar dalam seleksi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), nama Cathlyn secara mengejutkan hilang dari daftar delegasi yang berangkat ke Istana Negara.
Situasi ini memicu respons keras dari berbagai pihak, termasuk dari orang nomor satu di Pemerintah Kota Makassar.
Wali Kota Makassar Senggol Transparansi Seleksi
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin angkat bicara dan mengaku prihatin dengan nasib yang menimpa siswi asal daerahnya. Pria yang akrab disapa Appi ini mendesak agar seluruh proses seleksi Paskibraka dilakukan secara jujur dan terbuka.
"Kan peserta dari Makassar ada, ini delegasi dari Kota Makassar yang dikirim seleksi. Masa tidak ada, kita berharap hasil seleksi semuanya fair," ujar Munafri dikutip dari Fajar, Senin (25/5).
Appi mengaku tidak mengetahui detail parameter penilaian di tingkat provinsi, terutama setelah beredar isu adanya pergeseran posisi peserta.
"Saya tidak tahu persis apa kendala, tapi kan kami Pemerintah Kota punya perhatian, apalagi dengar-dengar ada reposisi," tuturnya.
"Padahal nilai siswa kabarnya cukup. Jadi, kita berharap benar-benar fair dalam proses ini," sambung Appi.
Khawatirkan Dampak Psikologis Siswa
Lebih dari sekadar persoalan kuota, Appi sangat menyayangkan dampak psikologis yang harus ditanggung oleh para siswa yang gugur secara mendadak setelah melalui kerja keras panjang.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
