
Operasi Ketupat 2026 Dimulai Besok, Polri Kerahkan 161.243 Personel Gabungan di Seluruh Indonesia. (istimewa)
JawaPos.com - Memasuki periode mudik, Polri akan memulai Operasi Ketupat 2026 pada Jumat (13/3). Sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan oleh Polri untuk melaksanakan operasi tersebut. Selain personel dari Polri, turut terlibat pasukan dari TNI, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Kamis sore (12/3). Dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan bahwa operasi ketupat tahun ini berlangsung selama 13 hari. Mulai 13-25 Maret 2026. Operasi tersebut mengedepankan pendekatan humanis.
”Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri dan libur lebaran, Polri dengan didukung TNI dan stakeholder terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan,” kata Jenderal Sigit saat memberikan sambutan dalam apel tersebut.
Berdasar data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah total pemudik yang diperkirakan akan pulang kampung tahun ini mencapai angka 143,9 juta orang. Angkanya memang turun bila dibandingkan dengan jumlah pemudik tahun lalu sebanyak 146,4 juta orang. Namun demikian, Polri dan semua instansi terkait lain tetap mempersiapan diri dengan sebaik-baiknya.
”Terlebih lagi terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum hingga kebijakan work from anywhere,” ucap Sigit.
Merujuk hasil rapat koordinasi (rakor) lintas sektor, orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menyampaikan bahwa puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang. Yakni puncak arus mudik pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Sementara, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
”Polri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan,” terang dia.
Selain itu, Polri turut memberi atensi untuk pengamanan 185.607 objek yang terdiri atas masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, statusin kereta api, hingga bandara. Dia yakin Operasi Ketupat 2026 akan berjalan dengan baik.

12 Pilihan Restoran Terenak di Malang untuk Keluarga dengan Suasana Adem dan Punya Spot Instagramable
Selain Tangkap Bupati Tulungagung, KPK Amankan Sekda hingga Kadis PUPR
Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
Muncul Dua Nama Terduga Pelaku Penipuan Rekrutmen ASN Pemkab Gresik, Satu Pegawai Aktif
Profil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Kader Partai Gerindra yang Terjaring OTT KPK
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Thailand di Final Piala AFF 2026
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Timnas Indonesia vs Thailand, Siaran Langsung, dan Live Streaming!
Kuliner di Surabaya: 17 Rekomendasi Bakso Terbaik dengan Rasa Autentik
