
Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Sekretariat Presiden)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa rakyat Indonesia perlu bersiap menghadapi kemungkinan kesulitan akibat konflik di Timur Tengah.
Pernyataan ini disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan dan perang yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.
Prabowo menegaskan, pemerintah RI tidak akan menutup-nutupi tantangan yang mungkin dihadapi.
Menurutnya, bangsa Indonesia harus berani menghadapi situasi sulit dengan sikap yang terbuka dan siap mencari solusi.
Baca Juga:Istana Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an Besok 10 Februari 2026, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
“Kita tidak berlindung di belakang sistem yang sudah berjalan. Kita menghadapi kesulitan dengan sikap ingin mengatasi kesulitan. Kita harus berani mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan,” kata Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia secara virtual, Senin (9/3).
Ia memastikan pemerintah akan bersiap menghadapi berbagai dampak dari situasi global tersebut.
Meski demikian, Prabowo menyampaikan rasa syukurnya karena Indonesia memiliki kekuatan yang besar untuk menghadapi tantangan yang ada.
“Kita punya kekuatan yang besar. Tapi juga saya harus jujur kepada seluruh rakyat, dan saya akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,” tegasnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah telah menimbulkan goncangan bagi banyak negara di dunia.
Karena itu, pemerintah perlu bersikap terbuka kepada masyarakat agar seluruh rakyat siap menghadapi kemungkinan kesulitan.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menegaskan peran penting Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai salah satu pilar utama negara.
“Namun hari ini saya merasa bangga, bahwa sekali lagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, di mana Tentara Nasional Indonesia adalah salah satu pilar utama, telah membuktikan kepada seluruh rakyat bahwa TNI adalah tentara rakyat,” pungkasnya.
