
Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com).
JawaPos.com - Seorang mantan kapolsek di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan berinisial NRB belakangan menjadi sorotan. Pasalnya dia mendapat pangkat baru setelah menghamili seorang penyandang disabilitas. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku turut memonitor kasus tersebut.
Komisioner Kompolnas (Kompolnas) menyampaikan bahwa dalam setiap pengangkatan pejabat, Polri harus memperhatikan rekam jejak. Sehingga personel yang punya catatan persoalan hukum maupun etik tidak mendapatkan jabatan apalagi bersifat promosi.
Anam mengakui, di berbagai daerah Polri berhadapan dengan persoalan minimnya sumber daya manusia (SDM). Namun demikian, hal itu tetap tidak boleh mengesampingkan catatan dan rekam jejak buruk sebagai pertimbangan utama dalam pengangkatan seseorang dalam jabatan tertentu.
”Apa pun faktanya, mau kekurangan SDM atau personel, background atau catatan harus menjadi pegangan utama dalam pengangkatan jabatan, apakah dia punya problem hukum, problem etik, dan lainnya,” ucap Anam saat diwawancarai oleh JawaPos.com.
Dalam kasus di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Anam juga mengapresiasi langkah yang diambil oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Yakni dengan melakukan evaluasi pasca pengangkatan mantan kapolsek tersebut disoal oleh publik.
”Yang paling penting saat ini adalah memang sudah dilakukan tindakan evaluasi terhadap yang bersangkutan, sudah dilakukan evaluasi oleh polda dan diambil tindakan, kalau ndak salah pencopotan dari jabatan,” kata dia.
Menurut Anam, langkah tersebut sudah tepat. Sebab, sesuai dengan penjelasannya, kekurangan SDM tidak bisa dijadikan alasan oleh Polri untuk mengangkat personel yang memiliki catatan kasus hukum untuk menempati jabatan baru. Pihaknya tegas menyatakan, personel yang mengisi jabatan di kepolisian harus bersih.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
