
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho bersama Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono meninjau kondisi lalu lintas long weekend. (Istimewa)
JawaPos.com - Pengguna jalan yang resah dengan penggunaan strobo patwal ramai-ramai membuat gerakan stop strobo. Mereka kesal karena tidak hanya harus didahulukan, suara tot tot wok wok strobo patwal dinilai mengganggu. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho pun menyatakan bahwa pihaknya selalu mendengarkan suara masyarakat.
Karena itu, dirinya sebagai salah seorang pejabat utama Polri memutuskan untuk membekukan penggunaan strobo patwal dalam rangkaian kendaraan dinas yang dia gunakan. Menurut dia, gerakan yang dibuat oleh pengguna jalan merupakan salah satu bahan masukan dan evaluasi bagi Korlantas Polri. Tujuannya agar seluruh pengguna jalan merasa nyawa saat berkendara.
”Semua masukan masyarakat itu hal positif untuk kita dan ini saya evaluasi. Dan bahkan saya (sebagai) kakorlantas saya bekukan untuk pengawalan menggunakan suara-suara itu karena ini juga masyarakat terganggu,” terang dia.
Irjen Agus mengakui bahwa aturan penggunaan strobo pada patwal memang ada. Dalam kondisi tertentu, patwal pejabat publik diperkenankan menggunakan strobo. Namun demikian, gerakan yang muncul di masyarakat bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi. Tentu saja dengan harapan ke depan aturan yang ada tidak sampai membuat masyarakat merasa terganggu.
”Apalagi (kalau jalanan) padat, ini kita evaluasi biarpun ada ketentuannya, pada saat kapan menggunakan sirine termasuk tot tot. Dan ini saya terima kasih kepada masyarakat untuk Korlantas sementara kami bekukan. Semoga tidak usah harus pakai tot tot lagi lah, setuju ya,” tegasnya.
Sebelumnya, Korlantas Polri menyatakan bahwa angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas kecelakaan lalu lintas sudah berkurang. Setidaknya pada periode yang sama tahun ini dan tahun lalu. Korlantas mengedukasi para pengendara dan pengguna jalan agar lebih hati-hati serta mengikuti seluruh aturan dan ketentuan berlalu lintas. Tujuannya tidak lain menciptakan ruang berkendara yang aman
”Dan ini ada penurunan dari semester 1 2024 ke 2025 itu hampir 1.800 peristiwa kecelakaan selama 6 bulan. Jadi ada penurunan. Terus fatalitas korban meninggal juga ada penurunan cukup signifikan, ada 19,8 persen. Jadi, turun angkanya 2.512 kasus,” ungkap Agus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022