
Usai penjarahan rumah Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, kini giliran rumah Anggota DPR RI Eko Patrio dijarah oleh warga. (Istimewa)
JawaPos.com - Usai penjarahan rumah Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, kini giliran rumah Anggota DPR RI Eko Patrio ramai dicari di media sosial.
Guna menghindari nasib sama dengan Ahmad Sahroni, Polres Jakarta Selatan mulai melakukan pengetatan penjagaan di rumah Eko Patrio di Kecamatan Setiabudi.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Jakarta Selatan Nicholas Ary Lilipaly saat ditanyai JawaPos.com.
"Iya (dilakukan pengetatan penjagaan di rumah Eko)," ujarnya singkat, Sabtu (30/8).
Meski begitu, Nicholas enggan membeberkan lebih lanjut perihal penjagaan. Termasuk terkait jumlah petugas maupun pelibatan kendaraan taktis.
Namun, pantauan di lapangan tampak rumah Eko Patrio yang berada di Jalan Karang Asem I No C10/2, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, banyak disatroni warga. Pihak kepolisian tidak terlihat berjaga di rumah mewah dua lantai itu. Hanya ada pihak TNI dan satpam yang berjaga di sana.
Barang-barang milik Eko Patrio sudah mulai dibawa oleh warga. Barang-barang pun diambil warga dengan menggunakan sepeda motor atau jalan kaki. Barang yang dibawa antara lain kulkas, dispenser, pakaian, TV, hiasan dinding, sepatu, sandal, sampai karpet.
Rumah Sahroni Dijarah Massa, Barang Mewah Raib Dibawa Warga
Rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diserbu massa pada Sabtu (30/8). Aksi penjarahan berlangsung sejak sore hingga malam hari, dengan berbagai barang mewah digondol tanpa bisa dicegah.
Berdasarkan pantauan di JawaPos di lokasi, massa terlihat keluar masuk rumah politisi NasDem itu sambil membawa aneka barang. Mulai dari TV berukuran besar, kursi, sofa, meja, hingga tas dan jam tangan mewah.
"Cair, cair, cair," teriak massa sambil melenggang dengan barang bawaannya.
Tak hanya itu, potongan action figure Iron Man dan Spiderman pun ikut diangkut.
Warga sekitar Warakas, Tanjung Priok, hanya bisa menyaksikan massa yang berulang kali keluar masuk rumah Sahroni. Mereka terlihat pasif, sementara massa tetap leluasa membawa barang.
Meski sejumlah aparat TNI sempat berdatangan ke lokasi, aksi penjarahan tetap berlangsung. Massa seolah tidak gentar, bahkan terus melanjutkan aksinya dengan santai.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf Eko Patrio
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
