
Cuaca mendung di Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mewaspadai cuaca ekstrem hingga 14 Maret 2024. Daerah Jakarta dan sekitarnya berpotensi hujan lebat dan angin kencang sepekan ke depan yang dipicu oleh aktivitas Madden Jul
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Khususnya bagi yang tinggal di beberapa daerah Indonesia yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, berdasar prakiraan cuaca sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan dan hujan sedang pada 2-3 Juli 2025
Beberapa wilayah berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Khususnya di wilayah Sumatera bagian barat dan utara seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kemudian di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
”Potensi cuaca ekstrem juga diperkirakan terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, dan Papua Pegunungan, serta di wilayah selatan Jawa seperti Jawa Tengah, DIY (Jogjakarta), dan Jawa Barat bagian utara,” terang dia.
Data menunjukkan bahwa suhu udara di sebagian besar wilayah Indonesia berkisar antara 20 hingga 34 derajat celcius, dengan suhu lebih dingin di daerah pegunungan seperti Dieng dan Pegunungan Papua. Sementara itu, kecepatan angin berada pada angka 10 hingga 30 kilometer per jam.
”Wilayah pesisir selatan Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami angin timuran yang cukup kencang, yang perlu diwaspadai oleh masyarakat dan pelaku pelayaran,” kata dia.
Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah bencana hidrometeorologi. Misalnya banjir dan banjir bandang dapat terjadi di wilayah-wilayah dengan curah hujan tinggi seperti Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Papua Barat.
”Tanah longsor juga dapat terjadi di daerah dataran tinggi dan lereng curam seperti pegunungan Papua, Sulawesi Tengah, serta perbukitan di Jawa Tengah dan Jawa Barat,” jelasnya.
Abdul Muhari pun menyampaikan bahwa angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang, khususnya di wilayah pesisir dan daerah dengan pepohonan rapuh. Sementara di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara dan Laut Flores diperkirakan mengalami gelombang tinggi antara 2,5-4 meter.
”Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap menjaga kesiapsiagaan dan kewaspadaan,” ujarnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
