
Tim SAR bersiap mengevakuasi jenazah pendaki asal Brasil Juliana De Souza Pereira Marins di Gunung Rinjani NTB. (Basarnas)
JawaPos.com - Abdul Hari Agam atau lebih dikenal dengan Agam Rinjani menjadi buah bibir di media sosial. Namanya terus bermunculan pasca evakuasi pendaki asal Brasil Juliana De Souza Pereira Marins.
Warganet dari Brasil bahkan berinisiatif menggalang dana untuk Agam. Namun, tindakan warganet tersebut menyulut reaksi dari Tim SAR lainnya bernama Rio Pratama.
Dikutip dari Lombok Post pada Senin (30/6), Rio mempertanyakan ihwal donasi tersebut. Dia kecewa dengan donasi tersebut. Pasalnya, menurut dia, Tim SAR yang mengevakuasi Juliana dari jurang sedalam 600 meter di Gunung Rinjani bukan hanya Agam seorang.
Mereka bergerak bersama-sama, karena evakuasi memang harus dilakukan oleh tim. "Jutaan orang bilang @agam_rinjani adalah pahlawan. Pertanyaan saya, apakah bisa Agam evakuasi sendiri? Apakah bisa Agam membawa dan mempersiapkan peralatan untuk evakuasi sendiri?" ungkap Rio.
Menurut Rio, total ada 22 personel yang tergabung dalam Tim SAR. Mereka mengevakuasi Juliana bersama-sama.
Mulai persiapan alat, memasang alat, sampai mengevakuasi Juliana dari jurang dengan kedalaman ratusan meter itu. Keterangan tersebut disampaikan oleh Rio seraya menunjukkan video proses evakuasi Juliana oleh Tim SAR.
Rio menilai donasi yang hanya ditujukan kepada Agam tidak diketahui oleh Tim SAR yang terlibat dalam misi kemanusian tersebut. Berdasar informasi yang diperoleh dari platform voaa.me/agam, sebuah situs penggalangan dana yang populer di Brasil, sampai pukul 15.27 WIB, sudah ada 522.305,53 Real Brasil. Angka itu setara lebih dari Rp 1,5 miliar.
Atas donasi tersebut, Agam sempat menyampaikan bahwa dirinya tidak akan menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi. Seluruhnya bakal dia pakai untuk urusan terkait Gunung Rinjani.
Misalnya membeli alat dan peralatan keselamatan bagi pendaki di gunung tersebut. Kemudian dipakai untuk melaksanakan program reboisasi.
"Uang yang nanti dikirim, kami belikan alat untuk bisa lebih safety dan lain-lain. Beli perlengkapan," ungkap Agam.
Perhatian warganet terhadap Agam terus bermunculan sejak evakuasi Juliana berlangsung pekan lalu. Atensi mereka semakin besar setelah Agam berbagi kisah melalui media sosialnya. Bahwa dia turun ke jurang pada kedalaman 600 meter, menginap di jurang tersebut dengan berbagai risiko, kemudian mengevakuasi Juliana dari jurang itu.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
