
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq (baju putih) meninjau pengelolaan sampah di Banyumas, Jawa Tengah. (Humas KLH)
JawaPos.com - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menaruh perhatian serius terhadap ancaman Mikroplastik (MP), yang kini menjadi permasalahan lingkungan dan kesehatan global.
"Berbahaya, itu (mikroplastik) menimbulkan dioksin dan furan yang masuk dalam polutan organik persisten (POP)," tutur Menteri Hanif saat kunjungan kerjanya ke Kota Surabaya, Rabu (7/5).
Dioksin dan furan adalah senyawa berbahaya yang persisten. Mereka sulit terurai lingkungan, dapat bertahan di udara, air, tanah, bahkan dalam tubuh manusia dan hewan dalam waktu yang relatif lama.
"Itu berbahaya. Dioksin dan furan ini dia berumur panjang, sampai 30 tahun. Senyawa ini bisa menjadikan pertumbuhan bayi abnormal dan sumber dari cancer. (Ancaman mikroplastik) Ini serius," seru Hanif.
Oleh karena itu, Hanif meminta kepala daerah untuk menghentikan pembakaran sampah dengan cerobong asap. Sebab aktivitas ini dapat memicu mikroplastik, terlebih bila dilakukan di TPA dengan sistem open dumping.
"Kami pesan ke seluruh Bapak/Ibu Bupati/Wali Kota se-Indonesia, jangan menggunakan cerobong asap untuk membakar sampah. Tolong itu dihentikan karena lebih bahaya daripada sampah," tegasnya.
Bahkan, Hanif menuturkan jika dirinya diminta memilih antara dioksin dan furan atau sampah, ia akan memilih sampah. Sebab, sampah bisa dilihat oleh indra manusia. Sementara kedua senyawa itu berukuran mikrometer.
"Kalau dioksin furan itu mikrometer, sehingga nggak bisa kita lihat dan itu masuk ke dalam badan. Ini bahaya sekali. Maka saya minta tolong pembakaran sampah dengan cerobong asap untuk dihentikan," ucap Hanif.
Berdasarkan data dari SIPSN, pengelolaan sampah di Indonesia baru mencapai 39,1 persen atau sekitar 22,9 juta ton dari total 56,6 juta ton pada 2023, yang mampu dikelola oleh pemerintah pusat.
Kementerian Lingkungan Hidup menargetkan pengelolaan sampah rampung pada 2029, dengan target 2025 mencapai 51 persen. “Ada gap 11 persen lebih yang harus akan kita capai dalam waktu beberapa bulan ini," tukas Hanif. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
