Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 08.36 WIB

Profil Paus Leo XIV: Paus Pertama dari Amerika Serikat dan Ordo Santo Agustinus, Bawa Semangat Pembaruan untuk Gereja Katolik

Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus ke-267 dan menggunakan nama Leo XIV. (Vatican Media) - Image

Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus ke-267 dan menggunakan nama Leo XIV. (Vatican Media)

JawaPos.com – Gereja Katolik menyambut pemimpin baru setelah Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus ke-267.

Dengan memilih nama Leo XIV, ia menjadi Paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik yang berasal dari Amerika Serikat, sebuah tonggak baru yang disambut dengan antusiasme di seluruh dunia.

Perjalanan Hidup dan Pendidikan

Lahir pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, Robert Francis Prevost tumbuh dalam keluarga berdarah Prancis, Italia, dan Spanyol.

Ia menjalani pendidikan agamanya di Seminari Menengah Ordo Santo Agustinus, lalu melanjutkan studi di Universitas Villanova, Pennsylvania. Di kampus tersebut, ia meraih gelar Sarjana Matematika dan mempelajari Filsafat pada tahun 1977.

Pada tahun yang sama, Prevost memasuki novisiat Ordo Santo Agustinus di Saint Louis. Ia mengikrarkan kaul pertama pada 1978 dan kaul kekal pada 1981.

Studi teologi ia tempuh di Catholic Theological Union, Chicago, sebelum akhirnya ditahbiskan sebagai imam pada 19 Juni 1982 di Roma oleh Monsinyur Jean Jadot.

Demi memperdalam ilmunya, Prevost melanjutkan pendidikan di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas (Angelicum), Roma, dan berhasil meraih gelar lisensiat pada 1984 serta doktoral dalam Hukum Kanonik pada 1987.

Pengalaman Misionaris dan Kepemimpinan Gereja

Usai menyelesaikan studi doktoral, Prevost memulai tugas misionaris di Chulucanas, Piura, Peru, pada 1985–1986. Di negara itu, ia mengabdikan diri dalam pelayanan pastoral, fokus pada pendidikan dan pengentasan kemiskinan.

Pengalamannya di Amerika Latin ini memperkaya perspektifnya terhadap misi gereja di tengah masyarakat.

Pada tahun 2001, Prevost terpilih sebagai Prior Jenderal Ordo Santo Agustinus dan memimpin selama dua periode hingga 2013.

Di bawah kepemimpinannya, ordo tersebut mengalami pembaruan dalam spiritualitas dan manajemen internal, memperkuat jejaring komunitas internasional.

Paus Fransiskus kemudian mempercayakan posisi penting kepada Prevost sebagai Uskup Chiclayo, Peru, pada 2015. Di Peru, ia dikenal sebagai pemimpin yang merakyat, mengedepankan dialog sosial, dan aktif dalam pemberdayaan masyarakat miskin.

Karir di Vatikan dan Jalan Menuju Kepausan

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore